Malang – Mantan Rektor UMM, Fauzan resmi dilantik menjadi Wakil Menteri (Wamen) di Kabinet Merah Putih Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming raka. Ia akan menjabat sebagai Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI.
Dalam Pemilu 2024 lalu, Fauzan merupakan salah satu wakil ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.
Sedangkan di UMM, Fauzan pernah menduduki beberapa jabatan penting. Di antaranya menjadi Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMM selama dua periode, menjadi Wakil Rektor II Kampus Putih, kemudian diangkat menjadi Rektor UMM selama dua periode sejak 2016 hingga 2024.
Fauzan mengatakan tak pernah berpikir akan menjabat sebagai wakil menteri dalam pemerintahan Presiden Prabowo. Menurutnya, pemilihan Wakil Menteri merupakan hasil seleksi Presiden Prabowo bersama tim.
“Ini bukti UMM bisa menghasilkan sosok yang mempunyai kompetensi akademis dan kemampuan leadership yang bagus,” ujar Fauzan usai dilantik, Senin (21/10/24).
Terkait tugasnya sebagai Wamen, Fauzan belum mau merinci. Pasalnya, posisi yang ia duduki merupakan bidang baru dan belum ada di kabinet sebelumnya.
“Belum bisa menjelaskan lebih rinci, apalagi saya adalah wakil menteri. Jadi harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan menteri pendidikan tinggi, sains, dna teknologi,” katanya.
Fauzan menambahkan, hadirnya dua kementrian yang fokus pada bidang pendidikan akan lebih fokus dalam menangani masalah yang muncul.
“Dengan begitu, akan muncul banyak solusi yang tepat bagi masalah-masalah di bidag pendidikan,” tegasnya.
Menanggapi pengangkatan Mantan Rektor UMM itu, Kepala Humas UMM, M. Isnaini mengatakan itu adalah hal yang semestinya. Ia menilai Fauzan selalu memunculkan gagasan dan ide yang memiliki nilai kebaruan, utamanya dalam pengembangan dunia pendidikan.
“Beberapa program yang pernah dia gagas adalah program Center of Excellence (CoE) yang menjembatani mahasiswa, kampus dan industri, program Profesor Penggerak Pembangunan Masyarakat yang mendorong para pakar dan profesor untuk bisa terjun langsung ke masyarakat,” urainya.




















