Kabupaten Malang – Calon Wakil Bupati nomor urut 1, Lathifaf Shobib kunjungi salah satu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (12/10/2024).
UMKM milik Andriyanto itu merupakan binaannya sejak 2014, ketika Lathifah Shohib menjadi anggota Komisi X DPR RI. UMKM bernama Alfi Leather itu berkonsentrasi produksi tas dan dompet berbahan kulit.
Pada tahun 2014, Alfi Leather masih mempekerjakan 12 orang. Lantas, sebagai anggota Komisi X DPR RI, Latifah Shohib mempekenal UMKM ini pada kementerian yang bermitra dengannya, yakni Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatife Republik Indonesia (Kemenparekraf RI)
Pembinaan yang dilakulan Latifah Shohib di antaranya, setiap ada kegiatan di Kementrian Parekraf ataupun Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Alfi Leather ini selalu dilibatkan untuk mendapat pelatihan dan bimbingan.
Saat ini UMKM Alfi Leather ini sudah bisa menyerap tanaga kerja sebanyak 45 orang, dengan hasil produksi sebanyak 2500 buah dompet dan handbag per bulan.
Latifah Shohib mengatakan dalam kurun waktu yang relatif singkat, Alfi Leather menjadi salah satu produsen tas dan dompet kulit terbesar di Kabupaten Malang.
“Pertama kali saya ketemu dengan Pak Andriyanto pekerjanya masih 12 karyawan dan tempatnya masih mengontrak. Alhamdulillah sekarang sudah 45 karyawan,” ungkap Lathifah
Berkat bimbingan Latifah Shohib, Alfi Leather menjelma sebagai salah satu produsen tas dan dompet kulit terbesar di Kabupaten Malang dalam waktu 10 tahun, sejak aktif dilibatkan dalam kegiatan pembinaan yang selengarakan oleh pemerintah pusat.
“Dengan cara itu saya berharap UMKM seperti Alfi Leather dapat jaringan bisnis yang lebih luas, juga mendapat pembinaan baik dari Kementerian Pariwisata maupun dari Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” terangnya.
Kini Andriyanto dengan usahanya, Alfi Leather bisa memiliki tempat usaha sendiri sekaligus tempat tinggal bagi Andriyanto dan keluarganya, dengan bangunan 3 lantai.
“Pak Andriyanto sekarang sudah bisa kita lihat, dia bisa membangun rumah dan tempat usaha yang terintegrasi. Dengan begitu Pak Andriyanto bisa lebih fokus menjalankan usaha bersama keluarganya, tampa harus meninggalkan rumah,” tutup Latifah.




















