Kabupaten Malang – Salah satu umat Nasrani, Endang Puji Astutik fasilitasi pertemuan rutin Muslimat NU Ranting se Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang dengan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang nomer urut 1, Sanusi-Lathifah Shohib, pada jumat (11/10/2024).
Pertemuan Muslimat NU itu rutin digelar sebulan sekali dan biasanya diisi dengan kegiatan tahlil akbar. Tampak pada pertemuan kali ini diikuti oleh 15 ranting dengan jumlah jamaah mencapai 700 orang lebih.
Sosok Endang Puji Astutik memberikan pendopo miliknya sebagai tempat kegiatan jamaah Tahlil Muslimat NU Ranting se Kecamatan Pagelaran.
Tutut -sapaan akrabnya- memberikan fasilitas pendopo untuk kegiatan Muslimat NU itu tidak lepas atas kecintaannya kepada sosok calon Bupati Malang petahana, HM Sanusi.
Meski beragama nasrani, tampak ia tidak segan berbaur dengan para jamaah tahlil Muslimat NU.
Tutut itu berharap dalam Pilkada 2024 ini, Muslimat NU dengan jumlah yang besar ini, bisa bersatu memenangkan Paslon Sanusi-Lathifah Shohib (Salaf).
“Saya berharap Muslimat yang jumlahnya sangat banyak ini bisa memperjuangkan agar Abah Sanusi bisa menjabat lagi sabagia Bupati Malang,” tegas Tutut
Harapan yang disampaikan Tutut ini, tentunya tidak berlebihan. Sebab, ia sebagai pelaku UMKM merasa sangat banyak dibantu oleh Sanusi saat menjabat sabagai Bupati Malang.
“Saya sabagai pelaku UMKM merasa sangat banyak oleh Abah Sanusi, terutama untuk pengurusan sertifikasi halal untuk usaha saya,” ungkap Tutut.
Lebih lanjut Tutut mengatakan, Sanusi sabagai Bupati Malang dirasa sangat humble, tidak membeda-bedakan saat terjun kemasyarakat, bahkan setiap kali diminta hadir dalam kegiatan keagaman di Gereja di kawasan Desa Suwaru, Sanusi ditengah kesibukannya sebagai Bupati selalu menyempatkan hadir.
“Meskipun saya bukan pengurus Gereja, setiap kali Abah Sanusi diundang dalam kegiatan keagamaan di Gereja Abah selalu hadir, dan ngajak istrinya,” kata Tutut.
Tutut juga menceritakan istri Sanusi, Hj Anis Zaidah Sanusi sering berkunjung ke tempat UMKM yang dijalankannya, untuk memberikan pembinaan selaku Ketua TP PKK Kabupaten Malang. Dalam kunjungan tersebut, menurut Tutut, Hj Anis Zaidah Sanusi tidak memposisikan diri sebagi istri Bupati.
“Saat Umik (Hj Anis Zaidah Sanusi) berkunjung ketempat saya, Umik itu lansung berbaur dengan para pelaku UMKM lainya, beliau tidak menjaga jarak dengan kami,” tutupTutut.
Tutut adalah pelaku UMKM yang berkonsentrasi memproduksi oleh-oleh khas Malang, seperti kripik yang terbuat dari buah salak.




















