Kabupaten Malang – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali meraih prestasi. Kampus Putih itu sukses memborong empat penghargaan dalam Anugerah Kampus Unggulan (AKU) dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur, Kamis (5/9/2024) di Grand Mercure Malang. Raihan pengahragaan itu meliputi berbagai kategori.
Keempat penghargaan itu yakni kualitas pelaporan terbaik, perguruan tinggi berprestasi bidang kemahasiswaan, implementasi sistem penjaminan mutu internal (SPMI), dan kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat klaster mandiri.
Selain perguruan tingginya, juga tiga dosen UMM juga mendapat anugerah akademik leader. Mereka adalah Dr. Sugiarti, M.Si. pada bidang seni dan budaya, Prof. Dr. Tobroni, M.Si pada bidang kependidikan, dan Prof.Ir. Ilyas Masudin, MLogSCM., Ph.D. pada bidang teknologi.
Kepala Humas UMM Dr. Isnaini, M.Pd. mengatakan berbagai penghargaan yang didapatkan itu tidak lepas dari komitmen nyata UMM dalam memajukan pendidikan. Selain itu juga menjadi bentuk konsistensi sivitas akademika dalam menjaga pelayanan pendidikan.
“Menjaga pelayanan pendidikan di UMM itu wajib hukumnya dan itu bisa dibuktikan dari anugerah yang kami raih. Ini bukan kali pertama kami memperolehnya, hampir setiap tahun kami raih,” ungkapnya dalam keterangan resminya, Jumat (6/9/2024).
Isnaini mengatakan UMM akan terus menjaga dan meningkatkan kualitas perguruan tinggi seiring prestasi yang telah diraihnya. Mengingat bahwa kebutuhan masyarakat juga sangat dinamis di setiap zamannya.
“Hal itulah yang menjadi tantangan tersendiri bagi perguran tinggi untuk terus meningkatkan inovasi dan produk unggulan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah VII Dr. dr. Ivan Rafian, M.KP., menyampaikan, anugerah kampus unggulan tersebut dimaksudkan untuk menciptakan semangat bagi universitas, baik negeri maupun swasta yang ada di Jawa Timur. Semangat tersebut tentu untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih unggul. Terlebih lagi sebagai persiapan dalam menyambut Indonesia Emas tahun 2045.
Selain itu, ia juga mendorong para pimpinan universitas untuk saling berkolaborasi untuk kemajuan pendidikan. Apalagi melihat tantangan global yang sangat dinamis dan akan sulit jika dihadapi sendirian. Ia berharap, anugerah ini menjadi motivasi bagi semua kampus, khususnya yang ada di Jawa Timur untuk terus meningkatkan kualitas.
“Harapan kami tidak lain untuk menciptakan perubahan dalam dunia pendidikan yang mampu menjawab tantangan global. Universitas sebagai tempat untuk mencetak sumber daya manusia harus mampu menciptakan produk yang unggul pula,” ungkapnya.




















