Kota Batu, Tagarjatim.id – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Batu menegaskan kesiapan sekolah dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP Tahun 2026. Dari hasil sosialisasi yang digelar Rabu (4/2/2026), sebanyak 28 SMP di Kota Batu dinyatakan siap melaksanakan TKA sebagai instrumen pengukuran mutu pendidikan.

Kesiapan tersebut mengemuka dalam sosialisasi pelaksanaan TKA yang berlangsung di SMP Negeri 02 Kota Batu, diikuti kepala sekolah dan operator SMP negeri maupun swasta. Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat.

“TKA ini bukan sekadar ujian, tetapi alat ukur untuk melihat sejauh mana kualitas proses pembelajaran di sekolah,” tegas Alfi, Kamis (5/2/2026).

Dari total 56 peserta yang hadir, 30 sekolah mengikuti sosialisasi, dengan rincian 9 SMP negeri dan 19 SMP swasta. Mayoritas sekolah dinilai telah siap, baik dari sisi administrasi maupun pemahaman teknis pelaksanaan.

“Dari pemetaan awal, sebagian besar sekolah sudah siap. Ini menjadi modal penting untuk memastikan TKA berjalan sesuai standar,” ujarnya.

Tes Kemampuan Akademik dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 16 April 2026, dengan sasaran siswa kelas IX. Pelaksanaan akan menyesuaikan hari efektif belajar di masing-masing satuan pendidikan agar tidak mengganggu proses pembelajaran.

“Kami memastikan pelaksanaan TKA tetap sejalan dengan kalender akademik, sehingga hak belajar siswa tetap terjaga,” kata Alfi.

Menurutnya, instrumen TKA yang disusun oleh Kemendikbud memiliki fungsi strategis, tidak hanya untuk mengukur kemampuan akademik siswa, tetapi juga sebagai dasar evaluasi kebijakan pendidikan daerah.

“Hasil TKA nanti menjadi bahan evaluasi bagi sekolah dan juga bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh,” jelasnya.

Dindik Kota Batu berharap pelaksanaan TKA 2026 mampu menjadi momentum peningkatan mutu pendidikan dan mendorong sekolah melakukan perbaikan berkelanjutan.

“Target kami jelas, TKA ini harus berdampak pada peningkatan kualitas dan prestasi pendidikan di Kota Batu, bukan sekadar formalitas,” pungkas Alfi.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H