Jakarta, Tagarjatim.id – Komandan Kodim (Dandim) 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, memaparkan keberhasilan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kabupaten Lamongan di hadapan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam kegiatan Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI AD Tahun 2026.

Apel Dansat tersebut digelar di Markas Komando Pasukan Khusus (Makopassus), Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (4/2/2026), dan dihadiri Panglima TNI, Wakil Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), serta seluruh jajaran pimpinan teras TNI.

Pada kesempatan tersebut, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo mendapat kehormatan menjadi salah satu pemapar mewakili Kodam V/Brawijaya di GOR Nanggala Makopassus. Pemaparan itu didasarkan pada capaian Kabupaten Lamongan yang tercatat sebagai wilayah dengan progres pembangunan KDKMP tercepat di tingkat nasional.

Dalam paparannya, Dandim 0812/Lamongan menjelaskan strategi percepatan pembangunan KDKMP yang dijalankan melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat desa.

“Keberhasilan Lamongan menjadi pilot project nasional tidak lepas dari kolaborasi solid di lapangan. KDKMP bukan sekadar koperasi, tetapi menjadi urat nadi ekonomi kerakyatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Letkol Inf Deni.

Ia menegaskan, keterlibatan TNI dalam program tersebut dilakukan melalui pendampingan, pengawalan, serta penguatan koordinasi lintas sektor agar program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Paparan tersebut disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Panglima TNI, Wakil Panglima TNI, Kasad, serta seluruh pimpinan satuan TNI AD. Keberhasilan Kodim 0812/Lamongan dalam mengawal program strategis nasional itu diharapkan dapat menjadi role model bagi satuan komando kewilayahan lainnya di seluruh Indonesia.

Apel Dansat TNI AD Tahun 2026 sendiri bertujuan menyamakan visi dan persepsi para komandan satuan, sekaligus meningkatkan profesionalisme prajurit dalam menghadapi tantangan tugas ke depan, termasuk penguatan ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan di tingkat desa.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H