Kota Malang, Tagarjatim.id – Dukung pelaksanaan kegiatan Harlah Satu Abad NU yang akan berlangsung di tanggal 7 – 8 Februari 2026, Gereja Katedral Ijen melakukan perubahan pada jadwal ibadah misa.

Romo Paroki Gereja Katedral Ijen, Romo Petrus Prihatin mengatakan, langkah tersebut dilakukan setelah adanya koordinasi antara pihak kecamatan, terkait penutupan sejumlah ruas jalan.

Secara teknis, misa tetap dapat dilaksanakan. Namun, dampak adanya penutupan jalan membuat akses umat menjadi terbatas khususnya terkait parkir kendaraan dan berjalan kaki cukup jauh menuju gereja.

Seperti diketahui, ada 12 ruas jalan yang akan ditutup selama pelaksanaan kegiatan Harlah Satu Abad NU. Yaitu Jalan Besar ljen, Jalan Retawu, Jalan Wilis, Jalan Pahlawan Trip, Jalan Semeru, Jalan Lawu, Jalan Welirang, Jalan Merapi, Jalan Taman Slamet, Jalan Sumbing, Jalan Guntur dan Jalan Buring.

“Apabila misa tetap digelar, maka risikonya umat harus parkir dan berjalan kaki cukup jauh. Sehingga, kami koordinasi dengan camat termasuk berdiskusi dengan pengurus gereja dan para uskup untuk meminta pertimbangan,” jelasnya.

Dengan beberapa pertimbangan itu, akhirnya disepakati adanya perubahan pada jadwal misa. Yaitu, hanya dilaksanakan dua kali pada Minggu (8/2/2026) sore dan malam dan misa Sabtu ditiadakan.

“Kami putuskan, misa hanya dilaksanakan pada Minggu sore pukul 16.30 WIB dan 18.30 WIB. Dengan pertimbangan, kegiatan Harlah sudah selesai dan kondisi lalu lintas kembali normal,” terangnya.

Dirinya menyampaikan, perubahan jadwal misa itu telah disosialisasikan kepada umat lewat grup Whatsapp maupun media sosial.

“Respon umat sangat baik dan mereka menerima hal ini. Inilah wujud toleransi yang nyata,” tambahnya.

Selain melakukan perubahan jadwal ibadah, Gereja Katedral Ijen juga memberikan dukungan tempat transit bagi jemaah peserta Harlah. Area samping gereja akan dibuka sebagai tempat istirahat sementara lengkap dengan fasilitas toilet.

“Bagian samping gereja kami buka untuk transit dan istirahat jemaah. Kami juga sediakan fasilitas toilet sebanyak empat unit,” tandasnya.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H