Kota Malang, Tagarjatim.id – Aksi maling helm di Gedung Parkir Kayutangan Kota Malang terekam kamera CCTV dan menjadi viral di media sosial.

Kepala Bidang (Kabid) Parkir Dishub Kota Malang, Rahmat Hidayat membenarkan adanya kejadian tersebut. Diketahui, aksi pencurian itu terjadi pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 14.55 WIB.

“Jadi, pelaku ini berjalan masuk lewat pintu depan. Kemudian, pelaku berjalan wira-wiri seolah seperti orang yang sedang parkir mencari kendaraannya,” jelasnya.

Untuk menutupi kecurigaan, pelaku yang beraksi seorang diri berjalan sambil juga bermodus pura-pura menelepon.

Setelah kondisi dirasa aman, pelaku langsung mendatangi salah satu sepeda motor. Kemudian, ia mengambil sebuah helm warna hitam yang diletakkan di spion dan langsung bergegas pergi.

“Setelah itu, pelaku langsung mengambil sebuah helm dan langsung pergi keluar,” tambahnya.

Dirinya mengungkapkan karena jumlah personel yang terbatas, maka tidak semua sudut area gedung parkir bisa terjaga semuanya. Sehingga untuk peningkatan pengamanan, seluruh area sudah terpasang kamera CCTV.

“Kita tidak bisa melihat satu persatu dan terbatas penjagaannya. Namun, kami ada kamera CCTV yang terpasang di 30 titik, sehingga terekam semua ketika pelaku mengambil dan saat keluar,” terangnya.

Rahmat mengungkapkan, kejadian pencurian helm itu bukan yang pertama kali. Sebelumnya, sudah pernah terjadi saat masa sosialisasi Gedung Parkir Kayutangan pada awal Januari lalu.

“Untuk kejadian pertama, korban melapor ke pihak kepolisian dan pelakunya tertangkap di wilayah kabupaten. Kalau untuk yang kejadian kedua ini, kami telah memfasilitasi agar segera melapor tetapi korbannya memilih tidak mau melapor,” ungkapnya.

Agar kejadian serupa tidak terulang kembali, maka pengamanan di Gedung Parkir Kayutangan akan diperketat khususnya pada akses masuk dan keluar. Selain itu, petugas yang berjaga juga akan dimaksimalkan untuk mengawasi seluruh area.

“Kami ada tiga shift, dengan tiap shifnya kalau siang berjumlah lima personel dan kalau malam bertambah jadi enam personel. Tetapi, saat akhir pekan atau malam minggu maka personel yang berjaga ditambah bisa sampai 10 personel,” bebernya.

Selain memperketat pengamanan, Rahmat juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mengamankan barang bawaan masing-masing.

“Kami hanya menanggung kehilangan sepeda motor dan bukan barang bawaan. Apabila ada yang mau menitipkan helm maupun barang bawaan, maka kami sudah sediakan tempat penitipan lengkap dengan petugasnya,” tandasnya.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H