Kota Malang, Tagarjatim.id – Sebagai bagian memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menciptakan situasi aman dan kondusif, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana melakukan kegiatan sambang kamtibmas.
Kegiatan tersebut menyasar ke wilayah RT 2 RW 9 Kelurahan Madyopuro Kecamatan Kedungkandang pada Sabtu (24/1/2026) malam. Diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Polresta Malang Kota, personel Densus 88, serta perwakilan warga.
Dalam kegiatan itu, warga menyampaikan segala unek-uneknya. Termasuk juga membahas pemasangan CCTV hingga penguatan peran polisi RW dan Bhabinkamtibmas.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan, kehadiran polisi di tengah masyarakat harus dapat memberikan rasa aman sekaligus menjadi mitra.
“Lewat kegiatan Sambang Kamtibmas, adalah wujud komitmen kami untuk hadir, mendengar, dan bertindak. Jadi tidak hanya sekedar patroli semata, namun juga menjalin komunikasi dengan menyerap aspirasi warga serta mencari solusi bersama,” jelasnya.
Menindaklanjuti aspirasi warga terkait marak kendaraan tidak memakai pelat nomor atau nomor polisi (nopol) belakang dan berknalpot brong, maka pihaknya akan segera mengambil langkah tegas.
“Kami akan intensifkan penertiban kendaraan tanpa nopol dan knalpot brong. Bukan semata penindakan, tetapi juga edukasi agar masyarakat tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” terangnya.
Sementara terkait pemasangan CCTV pada lingkungan tempat tinggal, Putu Kholis mendorong warga untuk memanfaatkan teknologi sebagai sistem keamanan swakarsa.
“Kami juga siap membantu pendampingan teknis, agar kamera CCTV dapat terintegrasi dengan pos kamling. Karena ini juga bagian upaya pencegahan tindak kriminalitas,” ungkapnya.
Kemudian untuk permintaan terkait patroli pagi hari di kawasan Pasar Madyopuro, pihaknya memastikan sudah menyesuaikan pola patroli. Sehingga aktivitas masyarakat di pagi hari tetap aman, tertib, dan lancar.
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Putu Kholis menyampaikan bahwa kegiatan sambang kamtibmas ini akan digelar secara berkelanjutan dan menyasar ke kelurahan lainnya.
“Kami terima seluruh masukan atau aspirasi dari warga dan akan kami tindaklanjuti. Karena tujuan kami bukan sekedar menindak, tetapi membangun budaya tertib, aman, dan nyaman. Dengan sinergi antara polisi dan masyarakat, kamtibmas yang kondusif bisa diwujudkan bersama,” tandasnya.(*)




















