Kabupaten Malang, Tagarjatim.id – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap sejumlah perwira menengah dan perwira tinggi Polri. Salah satu jabatan strategis yang mengalami pergantian yakni Direktur Reserse Siber (Dirressiber) Polda Metro Jaya.
Jabatan tersebut kini resmi diemban oleh Kombes Pol Raden Bagoes Wibisono, menggantikan Brigjen Pol Roberto GM Pasaribu yang dimutasi sebagai Perwira Tinggi (Pati) Bareskrim Polri.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budhi Hermanto, mengatakan mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/99/I/KEP/2026 tertanggal 15 Januari 2026.
“Sesuai STR Kapolri, telah dilakukan rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Polri, termasuk di Polda Metro Jaya,” ujar Budhi, Jumat (23/01/2026).
Sebelum menjabat Dirressiber Polda Metro Jaya, Kombes Raden Bagoes Wibisono diketahui menjabat sebagai Dirressiber Polda Jawa Barat. Jabatan yang ditinggalkannya kini diisi oleh Kombes Pol Fian Yunus.
Pergantian ini dinilai sebagai bagian dari upaya Polri memperkuat penegakan hukum di bidang kejahatan siber, seiring meningkatnya kasus penipuan daring, peretasan, penyalahgunaan data pribadi, serta kejahatan berbasis teknologi informasi.
Selain Dirressiber, sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya juga turut mengalami pergantian. Kombes Pol Edi Suranta Sitepu diangkat sebagai Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Karokorwas PPNS) Bareskrim Polri. Posisinya sebagai Dirreskrimsus Polda Metro Jaya kini digantikan oleh Kombes Pol Victor Dean Mackbon yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Papua.
Sementara itu, Kombes Pol I Bagus Rai Elryanto dimutasi sebagai Pengelola Barang dan Jasa Polri Utama Tingkat II Slog Polri. Jabatan Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran (Karo Rena) Polda Metro Jaya kini diisi oleh Kombes Pol Teguh Tri Sasongko, yang sebelumnya menjabat Rena Polda Jawa Barat.
Budhi menegaskan, mutasi dan rotasi jabatan merupakan mekanisme rutin di tubuh Polri sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier.
“Kapolri berharap setiap pergeseran jabatan dapat meningkatkan profesionalisme serta respons Polri dalam menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang,” pungkasnya. (*)




















