Penulis : Dix Fibrian
Malang, tagarjatim.com – Manajemen Arema FC memutuskan untuk memberikan sumbangan 13,5 persen dari hadiah total sebesar Rp 5,25 miliar kepada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan setelah mendapat juara Piala Presiden 2024. Pemberian sumbangan hadiah itu diberikan sebagai bentuk rasa syukur manajemen Arema Fc atas kemenangan Arema FC mempertahankan gelar juara Piala Presiden 2024 untuk keempat kalinya.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi menyatakan kemenangan Arema Kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi seluruh Aremania, tetapi juga dipersembahkan khusus untuk keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.
“Kami ingin mempersembahkan gelar juara ini kepada seluruh keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Doa dan dukungan mereka selalu menyertai kami dalam setiap pertandingan,” kata Yusrinal kepada wartawan, Selasa (6/8/2024).
Menurut Yusrinal sebagai bentuk rasa syukur, manajemen Arema FC memutuskan untuk menyumbangkan 13,5% dari total hadiah kepada 135 keluarga korban.
“Agar tidak menjadi fitnah, maka masing masing keluarga korban akan mendapatkan 5 juta rupiah. Kami sadar bahwa materi tidak dapat mengganti nyawa, namun kami ingin berbagi kebahagiaan ini dengan para keluarga korban,” ujarnya.
Dengan kemenangan ini, kata Yusrinal, manajemen berharap, Arema FC dapat terus memberikan kebanggaan bagi seluruh Aremania dan warga Malang Raya.
“Kami akan terus berjuang untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi di Liga 1 musim depan,” pungkasnya.
Sementara itu, Koordinator Presidium Aremania, Ali Rifki, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Arema FC menyumbangkan sebagian hadiah Piala Presiden untuk korban Tragedi Kanjuruhan.
“Kami sangat mengapresiasi langkah ini. Ini bukan hanya tentang uang, tetapi tentang perhatian dan dukungan moral yang diberikan kepada keluarga korban,” kata Ali Rifki terpisah.
Ali Rifki menambahkan bahwa keputusan ini menunjukkan bahwa Arema FC tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga memiliki empati yang tinggi terhadap masyarakat, khususnya para Aremania yang menjadi korban dalam tragedi tersebut.
“Keputusan ini menunjukkan bahwa Arema FC tidak hanya berfokus pada prestasi di lapangan, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga korban,” imbuh Ali Rifki.
Tragedi Kanjuruhan yang terjadi tahun lalu telah meninggalkan luka mendalam bagi banyak pihak, khususnya keluarga korban. Upaya Arema FC ini diharapkan dapat meringankan beban mereka serta menjadi contoh bagi klub-klub lain untuk lebih peduli terhadap komunitasnya.
Dengan adanya donasi ini, Arema FC kembali menunjukkan bahwa mereka bukan hanya sekadar tim sepak bola, tetapi juga bagian dari masyarakat Malang yang selalu siap membantu di saat-saat sulit. Dukungan dan perhatian seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut, tidak hanya dari Arema FC tetapi juga dari berbagai pihak lainnya.




















