Sidoarjo, Tagarjatim.id – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di perempatan lampu lalu lintas (TL) Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (14/1/2026) sore. Sebuah truk trailer bermuatan peti kemas berukuran 40 feet terguling dan menimpa seorang pengendara sepeda motor hingga menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Edi, saksi mata di lokasi, menyebut peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.40 WIB. Saat itu, truk trailer bernomor polisi L 8034 UDC melaju dari arah Surabaya menuju Mojokerto. Sesaat setelah lampu lalu lintas menyala hijau, truk tiba-tiba oleng dan terguling hanya beberapa meter dari garis lampu merah.
“Jalannya menikung cukup tajam. Akhirnya boks peti kemasnya terjatuh dan menimpa seorang pengendara sepeda motor yang berada di sisi kiri truk kontainer itu,” ujar Edi, Rabu (14/1/2026).
Untuk mengevakuasi korban, jajaran kepolisian Polsek Balongbendo mengerahkan lima unit forklift guna mengangkat boks peti kemas yang menimpa korban. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena beratnya peti kemas serta posisi korban yang terjepit di bawahnya.
“Tadi polisi mendatangkan lima unit forklift untuk mengangkat peti kemasnya. Evakuasi korban memakan waktu cukup lama karena berat dan korban masih berada di bawah kontainer,” ungkap Edi.
Boks peti kemas yang bermuatan kertas tersebut menimpa pengendara sepeda motor bernama Iwan Susilo, warga Desa Jambaran, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat akibat tergencet kontainer.
‘Benar, telah terjadi kecelakaan truk trailer bermuatan kontainer di TL Balongbendo. Satu pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian akibat tertimpa kontainer,” ujar Kapolsek Balongbendo, Kompol Sugeng.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, sopir truk trailer bernama Hendrik Santoso, warga Tambak Asri, Kota Surabaya, mengaku tidak mengetahui bahwa boks peti kemas yang dibawanya menimpa pengendara sepeda motor. Ia menyebut truknya terguling secara tiba-tiba sesaat setelah melintas dari lampu hijau.
‘Yang bersangkutan mengaku tidak mengetahui jika boks peti kemasnya menimpa seorang pengendara. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Kompol Sugeng.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan, muatan, serta sopir truk trailer. Sementara itu, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Anwar Medika untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga. (*)




















