Kabupaten Malang, Tagarjatim.id – DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Malang menggelar kegiatan Tanam dan Panen Raya padi di area persawahan Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program Swasembada Pangan Nasional.

Tanam dan Panen Raya tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Malang Sanusi dan Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar, Ketua DPC HKTI Kabupaten Malang H. Makhrus Sholeh, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang.

Dalam kesempatan itu, Bupati Malang Sanusi bersama Danrem 083/Baladhika Jaya turun langsung ke sawah untuk melakukan tanam dan panen padi bersama para petani. Keduanya juga mencoba memanen padi menggunakan alat modern combine harvester guna mempercepat proses panen.

Bupati Malang Sanusi menyampaikan bahwa Kabupaten Malang saat ini telah mendukung Swasembada Pangan Nasional. Hal tersebut dibuktikan dengan tingginya produktivitas padi di wilayahnya.

“Produktivitas padi Kabupaten Malang mencapai sekitar 480 ribu ton. Sementara kebutuhan konsumsi di dalam daerah sekitar 400 ribu ton. Artinya, kita surplus 80 ribu ton,” jelas Sanusi.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Malang terus mendorong inovasi di sektor pertanian agar produktivitas semakin meningkat. Menurutnya, peran HKTI sangat penting dalam mendampingi petani agar mampu menghasilkan panen yang lebih optimal.

“Saat ini rata-rata panen 7 sampai 8 ton per hektare. Kalau nanti bisa ditingkatkan hingga 12 ton, maka surplus beras Kabupaten Malang juga akan bertambah,” ujar Bupati yang akrab disapa Abah Sanusi itu.

Sementara itu, Ketua DPC HKTI Kabupaten Malang H. Makhrus Sholeh menegaskan bahwa pihaknya terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pertanian. HKTI juga aktif melakukan pembinaan kepada para petani, khususnya dalam mendorong inovasi dan peningkatan produktivitas.

“Kami mengajak petani untuk belajar dari daerah lain yang sudah berhasil, kemudian dikembangkan di Kabupaten Malang. Konsepnya ATM, amati, tiru, dan modifikasi,” terangnya.

Menurut Makhrus, potensi pertanian Kabupaten Malang sangat besar dan menjadi salah satu penopang utama sektor pertanian di Jawa Timur.

“Kabupaten Malang masuk lima besar di Jawa Timur, sementara Jawa Timur menjadi salah satu lumbung pangan nasional. Ini patut kita banggakan,” pungkasnya.

Pada akhir kegiatan, Bupati Malang, Danrem 083/Baladhika Jaya, serta jajaran pengurus DPC HKTI Kabupaten Malang mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto melalui video conference saat Panen Raya Nasional yang digelar di Karawang. (*)

selamat tahun baru 2026