Kota Batu, Tagarjatim.id – Euforia libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 perlahan mereda. Kota Batu yang selama sepekan dipadati wisatawan kini mulai ditinggalkan. Arus balik mendominasi lalu lintas, Minggu (4/1/2025), dengan ribuan kendaraan bergerak keluar dari kota wisata tersebut.
Berdasarkan data Gerbang Tol Singosari, tercatat 8.235 kendaraan meninggalkan Kota Batu sejak pukul 00.00 hingga 15.00 WIB. Mayoritas kendaraan bergerak menuju Malang dan Surabaya, menandai puncak arus balik wisatawan Nataru.
Kanit Turjawali Polres Batu, Ipda Gema Indra Winaryan, menyebut kondisi lalu lintas relatif lebih terkendali dibandingkan sehari sebelumnya. Jika sebelumnya arus kendaraan masih bercampur antara kedatangan dan kepulangan wisatawan, kini jalur-jalur utama didominasi kendaraan yang meninggalkan Kota Batu.
“Untuk hari ini arus lalu lintas cenderung lebih lancar. Kendaraan lebih banyak yang keluar Kota Batu menuju Malang maupun Surabaya,” ujarnya.
Meski volume kendaraan masih berada di atas hari normal, situasi lalu lintas terpantau aman dan lancar, tanpa kepadatan signifikan. Aparat kepolisian bersama petugas gabungan tetap bersiaga di sejumlah titik rawan kemacetan.
Beberapa titik krusial yang menjadi fokus pengamanan antara lain Simpang Empat Arhanud, Simpang Tiga Pendem, Jalan Ir Soekarno, Simpang Tiga TMP, dan Simpang Tiga Bendo.
Sebagai langkah antisipasi, rekayasa lalu lintas juga disiapkan jika terjadi peningkatan volume kendaraan secara mendadak. Di kawasan Simpang Empat Arhanud, petugas memprioritaskan arus kendaraan dari Pendem menuju Karangploso dan Singosari, serta sebaliknya.
“Kami pasang barier di tengah untuk mencegah crossing dari arah Tegalgondo maupun Arhanud, sehingga arus tetap lancar,” pungkas Gema.
Dengan berakhirnya masa libur panjang, Kota Batu kembali bersiap menuju ritme normal, sementara aparat memastikan arus balik berjalan aman hingga puncaknya benar-benar terlewati.(*)





















