Kota Batu, Tagarjatim.id – Arus kendaraan menuju kawasan wisata Kota Batu kembali menggila di akhir pekan awal tahun 2026. Hingga Sabtu (3/1/2026) siang, tercatat lebih dari 6 ribu kendaraan keluar dari Gerbang Tol Singosari. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 1.500 kendaraan per jam yang bergerak menuju Malang Raya, khususnya Kota Batu.

Pantauan TagarJatim.id di lapangan menunjukkan, ribuan kendaraan wisatawan mulai memadati jalur-jalur utama menuju Kota Batu. Kepadatan paling terasa terjadi di ruas Karangploso hingga Simpang Tiga Pendem, di mana arus lalu lintas sempat mengalami perlambatan akibat tingginya volume kendaraan.

Meski demikian, situasi arus lalu lintas secara umum masih terpantau masih terkendali. Aparat kepolisian tampak siaga melakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan guna mengurai kepadatan.

Kanit Turjawali Polres Batu, Ipda Gema Indra Winaryan, mengatakan lonjakan volume kendaraan didominasi wisatawan yang hendak menuju destinasi wisata di Kota Batu.

“Mayoritas kendaraan yang keluar dari Tol Singosari mengarah ke Kota Batu. Kami sudah menempatkan personel di titik-titik rawan seperti Karangploso hingga Simpang Tiga Pendem untuk mengantisipasi kepadatan,” ujar Ipda Gema.

Ia menegaskan, pihaknya menerapkan rekayasa arus lalu lintas secara situasional sesuai kondisi di lapangan, termasuk pengaturan buka-tutup dan pengalihan arus jika diperlukan.

“Rekayasa lalu lintas kami lakukan secara fleksibel. Jika terjadi peningkatan volume kendaraan, petugas langsung melakukan pengaturan agar arus tetap bergerak dan tidak terjadi kemacetan panjang,” tambahnya.

Ipda Gema memprediksi kepadatan arus lalu lintas menuju Kota Batu masih akan berlangsung hingga Sabtu malam. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu (4/1/2026).

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga jarak aman, dan mengatur waktu perjalanan agar tidak terjebak kepadatan,” pungkasnya.(*)

selamat tahun baru 2026