Ngawi, tagarjatim.id — Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di jalur wisata Jamus, lereng Gunung Lawu, tepatnya di Desa Girikerto, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Kamis (1/1/2026) petang. Sebuah mobil pikap yang mengangkut wisatawan diduga mengalami rem blong hingga menabrak empat sepeda motor dan sebuah rumah warga. Akibat peristiwa tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan tujuh lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 17.05 WIB. Mobil pikap yang dikemudikan Robert (60), warga Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Ngawi, melaju dari arah selatan menuju utara setelah membawa rombongan wisatawan pulang dari kawasan wisata Kebun Jamus. Saat melintas di jalan menurun, kendaraan tiba-tiba kehilangan kendali dan menghantam sepeda motor dari arah berlawanan.

Tak berhenti di situ, mobil tersebut kembali menabrak sebuah gerobak traktor, teras rumah warga, serta tiga sepeda motor yang sedang terparkir di depan rumah tersebut.

Saksi mata di lokasi kejadian, Sarmin, mengatakan kecelakaan berlangsung sangat cepat. Menurutnya, dua korban tewas dibawa ke puskesmas terdekat, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Widodo Ngawi.

“Tujuh korban lainnya mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi petugas,” ujar Sarmin.

Petugas kepolisian bersama tim medis segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban, mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat kecelakaan tersebut. Korban meninggal dunia kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum.

Hasil identifikasi awal menyebutkan tiga korban meninggal dunia masing-masing bernama Fanina Dwi Noviana (18), warga Surabaya, Welas (54), warga Ngawi, serta Triana (33), warga Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi. Sementara korban luka dirawat di RS Widodo Ngawi dan beberapa rumah sakit di Sragen, Jawa Tengah.

Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Agus Harianto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa pengemudi mobil pikap serta sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

“Dugaan sementara karena rem blong, namun masih kami dalami melalui pemeriksaan lebih lanjut,” tuturnya. (*)

selamat tahun baru 2026