Surabaya, tagarjatim.id — Kisah haru datang dari kawasan kompleks pergudangan Kalianak, Surabaya, Jawa Timur. Seorang ibu bernama Siti Aisyah (35), yang sehari-hari bekerja sebagai tukang tambal ban truk keliling, menerima hadiah umroh serta bantuan modal usaha yang mengundang air mata haru.
Siti Aisyah selama ini menjadi tulang punggung keluarga setelah sang suami mengalami kecelakaan kerja dan tidak lagi mampu menjalankan profesinya sebagai penambal ban truk. Demi mencukupi kebutuhan hidup dan membesarkan lima orang anaknya, ia mengambil alih pekerjaan tersebut dan berkeliling melayani tambal ban truk panggilan.
Dengan bermodal mobil pikap bekas dan peralatan sederhana, Siti Aisyah tetap bertahan. Selain untuk kebutuhan sehari-hari, penghasilan tersebut digunakan untuk melunasi utang serta menyekolahkan anak-anaknya, dengan harapan masa depan mereka kelak lebih baik.
Momen mengharukan terjadi ketika Wakil Direktur Binmas Polda Jawa Timur, AKBP Ary, bersama Ipda Pornomo dari Polres Lamongan serta perwakilan Travel Umroh Zam Zam Amanah Lamongan, menyerahkan hadiah umroh dan bantuan modal usaha sebesar Rp3 juta kepada keluarga tersebut.
“Saya dan Ipda Pornomo, bersama Travel Umroh Zam Zam Amanah Lamongan, terketuk hati melihat perjuangan seorang ibu yang gigih mencari nafkah dengan menambal ban di pinggir jalan.
“Alhamdulillah, hari ini beliau mendapatkan hadiah umroh dan modal usaha. Semoga bisa meringankan beban keluarga,” ujar AKBP Ary.
Tak kuasa menahan haru, Siti Aisyah bersama suami dan kelima anaknya menangis sambil bersujud syukur. Pelukan hangat pun mengiringi momen tersebut sebagai ungkapan terima kasih atas bantuan yang mereka terima.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih. Tidak pernah menyangka bisa mendapatkan hadiah umroh. Terima kasih kepada bapak polisi dan semua yang telah membantu,” ujar Siti Aisyah dengan suara bergetar.
Rencananya, Siti Aisyah akan diberangkatkan umroh pada Januari 2026 bersama Travel Umroh Zam Zam Amanah Lamongan. Bantuan modal usaha yang diberikan juga diharapkan dapat membantu keberlanjutan usaha tambal ban yang selama ini menjadi sumber penghidupan keluarga.
Melalui bantuan ini, diharapkan semangat juang Siti Aisyah semakin kuat dalam membangun masa depan keluarga dan anak-anaknya, sekaligus menjadi inspirasi kepedulian sosial di tengah masyarakat.(*)





















