Kota Blitar, tagarjatim.id – Kecelakaan maut melibatkan 4 remaja belasan tahun, yang berboncengan satu motor, melawan truk dari arah berlawanan, hingga menyebabkan 1 orang meninggal dunia dan 3 lainya luka-luka. Korban meninggal dunia adalah NAI, 14 remaja putri asal Sanankulon, Blitar, dalam perjalanan menuju ke rumah sakit. Sementara 3 remaja putra, pengendara dan penumpang motor mengalami luka-luka akibat terpental ke jalan raya.
Kasatlantas Polres Blitar Kota AKP Agus Prayitno dikonfirmasi membenarkan peristiwa kecelakaan maut yang merenggut 1 korban jiwa ini. Kecelakaan terjadi Sabtu (29/11/25) malam melibatkan 4 anak dibawah umur, yang berboncengan dengan satu motor matic, Nopol AG 5228 KDE, dengan truk Nopol AG 8640 UP yang dikemudikan Yudha Putra.
Sepeda motor korban melaju dari arah utara hendak berbelok ke arah timur, namun diduga terlalu ke kanan akhirnya membentur truk dari arah berlawanan. Dari olah tkp diketahui, mulut keempat remaja putra putri ini tercium aroma alkohol.
“Korban remaja putri yang meninggal posisi duduk di bagian depan pengendara. Sementara dua remaja lainya di belakang pengendara,” ungkap AKP Agus Prayitno kepada wartawan Senin (01/12/2025).
Kasatlantas menyebut, korban meninggal mengalami luka pada dada dan kepala, tidak sadar. Selanjutnya dibawa ke rumah sakit dan meninggal dunia. Pasca kejadian petugas unit gakum Satlantas Polres Blitar Kota telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Sementara faktor yang diduga menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas di masa Operasi Zebra 2025 ini, adalah pengendara motor yang kurang konsentrasi.
“Diduga karena pengendara Sepeda Motor Honda Beat Nopol AG 5228 KDE ketika berbelok terlalu mengarah kekanan dan kurang berkonsentrasi saat berkendara sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas,” pungkas Kasatlantas. (*)




















