Penulis : Dixs Fibrian
Jombang, tagarjatim.com – Polres Jombang, telah melakukan penyelidikan serta pemeriksaan visum setelah temuan karyawan PT Wika Krian bernama Audi Pratama (36) warga Tenggilis Mejoyo, Kecamatan Tenggilis, Surabaya, Jawa Timur, yang ditemukan meninggal di rumahnya di Perumahan Grand Nirwana Blok C Desa Kebontemu, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Polisi menyebut korban meninggal karena sakit.
Kanit Reskrim Polsek Peterongan IPDA Dian Rizal menjelaskan setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan visum terhadap jasad korban tidak ditemukan sama sekali bekas luka kekerasan di tubuh korban.
Dari keterangan pihak rumah sakit dan keterangan keluarga korban, diduga korban meninggal karena sakit. “Jadi kita tidak melakukan autopsi, hanya visum luar saja, karena keluarga korban tidak menghendaki untuk dilakukan autopsi. Keterangan ibu korban, korban sebelumnya sakit hipertensi dan kolesterol,” kata Dian, kepada wartawan, Kamis.
Dia menjelaskan adanya darah dan cairan yang ditemukan di tubuh korban disebabkan karena kondisi korban sudah membusuk, sehingga cairan yang ada di dalam tubuh keluar.”Keterangan pihak rumah sakit, cairan ditubuh korban akan keluar jika mayat sudah membusuk,” jelas Dian.
Seperti diberitakan sebelumnya, Audi Pratama ditemukan tewas dalam kondisi membusuk pada (23/4/2024) Korban pertama kali ditemukan rekan kerjanya mencari korban ke rumahnya, karena sejak 16 April 2024, korban tidak pernah masuk kerja tanpa ijin.
Setelah didatangi di rumahnya temannya curiga mencium bau busuk menyengat dari dalam rumah dan melihat kunci masih menempel.
Curiga dengan bau busuk tersebut akhirnya, warga bersama teman korban mendobrak pintu, dan melihat korban sudah tak bernyawa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban merupakan seorang duda. Setiap hari korban hidup sendiri setelah cerai dengan istrinya. (*)




















