Penulis : Dixs Fibrian

Blitar, tagarjatim.com – Seorang balita berinisial SEK (5), asal Kelurahan Tanjung, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur, meninggal dunia setelah tubuhnya terseret air dari saluran air depan rumahnya. Korban dilaporkan terseret Sabtu (20/4) sekitar jam 14.15 WIB.

Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar menjelaskan awalnya korban main air hujan bersama kakak kandungnya bermain air hujan di depan rumah sekitar pukul 13.30 WIB. Kemudian kakak korban berteriak meminta tolong karena adiknya tercebur ke sungai irigasi di depan rumah. Korban terseret arus air yang deras setelah hujan deras melanda.

Ayah korban, Rudi Kurniawan berlari ke depan rumah dan meminta pertolongan warga untuk mencari anaknya. Kemudian sekitar jam 15.00 WIB, tubuh korban ditemukan warga yang ikut mencari.

Keluarga korban, kata dia, sempat membawa tubuh korban ke puskesmas, namun yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia.

“Korban ini terseret arus air irigasi di depan rumah. Korban ditemukan meninggal dunia,” katanya Sabtu (20/4/2024).

Pihak keluarga, tambah dia, juga berbesar hati menerima hal ini dan mengakui keluarga lalai. “Keluarga tidak menuntut secara hukum di kemudian hari karena menyadari kelalaian keluarganya,” kata dia. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H