Sidoarjo, tagarjatim.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, memastikan akan menyiagakan lima pompa air selama 24 jam, agar genangan air yang berada di bawah jembatan tol penghubung antara Surabaya dengan Malang ataupun arah sebaliknya, tidak kembali banjir seperti halnya yang terjadi pada Senin (10/11/2025) sore lalu.
Menurut Bupati Sidoarjo Subandi, saat ini pihaknya sudah menyiapkan lima pompa di Rumah Pompa Jalan Raya Jati, Desa Cemengkalan, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. Bahkan Pemkab sendiri akan kembali menambah pompa portable, jika pompa yang sudah ada dinilai masih kurang maksimal dalam menyedot genangan.
“Rumah pompa dan pompa portable disiagakan 24 jam. Kalau dirasa kurang akan ditambah. Yang penting, kalau mulai ada genangan harus langsung ditarik airnya dengan pompa yang ada, supaya tidak parah banjirnya,” ujar Subandi (12/11/2025).
Tak hanya menambah dan menyiagakan pompa selama 24 jam. Pemkab Sidoarjo, mulai hari ini juga melakukan normalisasi saluran pembuangan air, yang ada di sekitar lokasi dengan menurunkan alat berat untuk mengeruk sampah dan juga tanah, yang sebelumnya menyebabkan aliran air tersumbat.
“Supaya lebih cepat, kita tambah pompa air. Kemudian salurannya juga kita normalisasi supaya lebih maksimal, kita pastikan semua normal dan lancar,” tambahnya.
Sebelumnya, di lokasi Jalan Raya Jati, tepatnya Jalan di depan Lippo Mal, di Desa Cemengkalan, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, pada Senin sore lalu tergenang banjir dengan ketinggian antara 30 hingga 50 sentimeter, yang membuat puluhan motor mogok.
Tak hanya itu, banjir ini juga menyebabkan kemacetan parah, lantaran jalur ini merupakan Jalan Protokol dan juga salah satu simpul utama jalur lalulintas di Kabupaten Sidoarjo. (*)




















