Sidoarjo, tagarjatim.id – Rekaman video berdurasi 26 detik viral dan menjadi perhatian warga. Video tersebut menunjukkan sejumlah warga dengan menggunakan mobil boks, manghadang konvoi puluhan anak muda yang mengacungkan senjata tajam. Diduga, rombongan itu merupakan anggota salah satu perguruan silat.
Salah seorang warga, Harmoko, menyebut bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, Minggu (9/11/2025) di jalan raya Desa Trosobo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Awalnya, ia mendengar suara berisik dari arah jalan dan melihat puluhan remaja berkonvoi sambil berteriak-teriak.
“Mereka lewat sambil mengacung-acungkan celurit, jumlahnya banyak, sekitar 40 orang lebih. Warga langsung keluar karena takut terjadi keributan,” ujarnya, Senin (10/11/2025).
Situasi semakin mencekam ketika rombongan itu kembali melintas beberapa kali di jalan yang sama. Warga yang kesal akhirnya menghadang mereka di depan Masjid An-Nur, Desa Trosobo. Lantaran geram karena sempat terjadi kericuhan antara warga dengan peserta konvoi, akhirnya warga merusak motor milik gerombolan tersebut.
“Begitu dihadang, mereka langsung kocar-kacir. Beberapa berhasil kabur, sempat terjadi kericuhan antara warga dengan gerombolan itu. Untungnya lima orang tertangkap warga,” tambahnya.
Kanit Reskrim Polsek Taman AKP Hajir Sujalmo membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya juga telah menerima penyerahan lima remaja dari warga, berinisial FSD, 22, NAS, 17, MGA, 16, N, 18, dan H, 18.
“Benar. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk memastikan keterlibatan mereka,” ujarnya.
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan dua unit sepeda motor Honda Vario yang diduga digunakan dalam konvoi tersebut. Para remaja yang mengalami luka akibat diamuk massa telah dibawa ke RS Siti Khodijah, Sepanjang, untuk mendapat perawatan medis.
“Korban masih dalam perawatan. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini,” tegas Hajir.
Dari informasi yang dihimpun, kelompok pesilat tersebut sebelumnya berkumpul di Jalan Akses Puspa Agro, Desa Kletek, Kecamatan Taman. Mereka menggelar pertemuan untuk merayakan ulang tahun salah satu anggotanya.
Dalam pesta tersebut, mereka diketahui mengonsumsi minuman keras jenis arak. Sekitar pukul 02.30 WIB, rombongan kemudian melakukan konvoi menggunakan sepeda motor.
Mereka berboncengan sambil berputar-putar di Jalan Raya Trosobo, bahkan beberapa kali mengacungkan celurit dan menggeber gas motor dengan keras.(*)




















