Kabupaten Malang, tagarjatim.id – Sebuah minibus yang membawa rombongan pengiring pengantin mengalami kecelakaan tunggal di Jembatan Barek, perbatasan antara Kecamatan Gedangan dan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Minggu (28/9/2025) pagi. Akibatnya, 12 penumpang mengalami luka-luka, dengan tiga di antaranya harus dirujuk ke rumah sakit karena cedera serius.
Mobil nahas tersebut terperosok dari jembatan ke bibir sungai sedalam kurang lebih 10 meter hingga menyebabkan kerusakan parah di beberapa bagian bodi.
Menurut keterangan saksi, kecelakaan terjadi saat minibus yang hendak menuju acara resepsi pernikahan di Desa Tumpakrejo. Saat melintasi jalan menurun menuju jembatan, kendaraan yang melaju pelan tiba-tiba kehilangan kendali.
Sutakim, Kepala Dusun Gombangan, yang berada di lokasi kejadian menuturkan bahwa berdasarkan keterangan dari rombongan lain, mobil tersebut seolah-olah berakselerasi dengan sendirinya.
“Menurut keterangan dari teman-teman pengantar manten, dari atas itu sudah pelan-pelan. Setelah itu, sampai di jembatan itu langsung ngegas sendiri,” ujar Sutakim saat diwawancarai di lokasi.
Akibatnya, mobil menabrak pembatas jembatan dan langsung terperosok ke arah sungai. Warga dan petugas yang datang ke lokasi segera melakukan evakuasi terhadap para korban.
Sebanyak 12 korban luka langsung dilarikan ke Puskesmas Bantur untuk mendapatkan pertolongan pertama. Jaya Dwi Putra, seorang perawat di Puskesmas Bantur, mengonfirmasi jumlah korban yang mereka tangani.
“Jumlah total korban yang dibawa ke puskesmas ada 12. Sembilan orang mengalami luka ringan seperti lecet di punggung, tangan, dan kaki, dan sudah bisa dipulangkan setelah mendapat perawatan,” jelas Jaya.
Namun, tiga korban lainnya mengalami cedera yang lebih parah sehingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan.
“Tiga orang kami rujuk. Korban pertama mengalami luka robek di tumit kaki kanan, yang kedua menderita patah tulang di tangan kanan dengan dugaan fraktur panggul, dan yang ketiga ada dugaan fraktur di bagian betis kanan,” rincinya.
Sementara itu, sopir minibus juga mendapatkan perawatan di Puskesmas Bantur. Kondisinya dilaporkan stabil dan membaik setelah ditangani untuk luka sobek di pelipis, kepala bagian belakang, dan dahi.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi bangkai mobil masih dilakukan oleh petugas kepolisian bersama warga. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.(*)




















