Kota Batu, tagarjatim.id – Pembangunan Gedung Graha Amarilis RSUD Karsa Husada Batu tengah menjadi perhatian publik. Namun pihak manajemen rumah sakit memastikan proses pembangunan gedung baru tersebut sudah ditempuh sesuai prosedur yang berlaku.
Direktur RSUD Karsa Husada, Dr. dr. Muhamad Rizal, MM. MKes, mengatakan bahwa setiap tahapan proyek, mulai dari perencanaan hingga penyelesaian, berjalan dengan mekanisme resmi. Bahkan, proyek ini telah melalui audit dua kali oleh BPK dan Inspektorat.
“Semua tahapan sudah dilalui sesuai aturan, dan hasil audit juga menyatakan aman,” jelasnya, Sabtu (20/9/2025).
Rizal menambahkan, pemeriksaan yang dilakukan Kejari Batu merupakan hal wajar sebagai tindak lanjut aduan masyarakat. Meski begitu, ia berharap masyarakat dapat melihat langsung kondisi nyata gedung yang sudah berdiri dan manfaatnya bagi pelayanan kesehatan.
“Gedung dan fasilitasnya bisa dirasakan langsung oleh pasien maupun keluarga. Mestinya ini jadi kebanggaan warga Batu,” tuturnya.
Meski tengah dalam sorotan, manajemen RSUD Karsa Husada tetap berkomitmen menjaga pelayanan kesehatan tetap optimal. Rizal menegaskan pihaknya siap kooperatif bila sewaktu-waktu diperlukan oleh aparat penegak hukum.
“Yang terpenting bagi kami adalah memastikan masyarakat mendapat layanan kesehatan terbaik,” katanya.
Dengan keberadaan Gedung Graha Amarilis, RSUD Karsa Husada diharapkan dapat menjadi rumah sakit rujukan yang representatif, tidak hanya bagi warga Kota Batu, tetapi juga masyarakat Malang Raya bagian barat. (*)




















