Kota Batu, tagarjatim.id – Malam apresiasi atlet Porprov IX Jawa Timur 2025 di GOR Gajahmada, Rabu (17/9) malam, menjadi momentum bersejarah bagi olahraga Kota Batu.
Dalam acara yang penuh gegap gempita itu, Pemerintah Kota Batu menyerahkan bonus dengan nilai fantastis, mencapai Rp3,8 miliar kepada 133 atlet yang sukses mengharumkan nama daerah di ajang Porprov.
Nominal besar tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemkot Batu untuk terus memacu semangat juang para atlet. Namun, bonus hanyalah satu bagian dari strategi besar. Wali Kota Batu, Nurochman, dalam sambutannya menegaskan bahwa perhatian pemerintah tidak berhenti pada penghargaan finansial, tetapi juga diarahkan pada pembangunan fasilitas olahraga jangka panjang.
“Tahun 2026 Stadion Gelora Brantas akan direnovasi, dan pada 2027 pembangunan Sport Center Kota Batu akan dimulai. Fasilitas ini kami siapkan agar para atlet punya tempat latihan yang layak, modern, dan sesuai standar kebutuhan pembinaan,” tegas Nurochman, Kamis (18/9/2025).
Ia menambahkan, kemenangan tidak cukup hanya dikejar melalui target medali, melainkan harus ditopang oleh sarana dan prasarana yang representatif. Menurutnya, tanpa infrastruktur yang memadai, prestasi hanya bersifat sementara. Dengan hadirnya stadion yang diperbarui dan sport center baru, proses pembinaan akan lebih berkesinambungan dan menjamin kualitas atlet ke depan.
“Harapan kami jelas, para atlet Kota Batu tidak hanya berprestasi di tingkat provinsi. Mereka harus bisa menembus level nasional, bahkan internasional. Itu hanya bisa dicapai jika pemerintah dan atlet berjalan bersama, saling mendukung, dan berkomitmen penuh,” tandasnya.
Rencana besar ini langsung disambut antusias oleh para atlet dan pelatih. Bagi mereka, tambahan bonus miliaran rupiah dan janji pembangunan infrastruktur olahraga menjadi energi baru untuk berlatih lebih keras. Atmosfer optimisme terasa di seluruh sudut acara malam apresiasi tersebut.
Para atlet percaya, bonus hanyalah awal dari bentuk perhatian pemerintah. Yang lebih penting adalah hadirnya fasilitas latihan berkelas yang bisa menjadi rumah pembinaan jangka panjang. Dengan begitu, Kota Batu bukan hanya menjadi penyumbang medali di Porprov, tetapi juga bisa melahirkan atlet yang mampu mengibarkan bendera merah putih di ajang yang lebih tinggi.
Dengan kombinasi dukungan finansial dan janji pembangunan fasilitas, olahraga Kota Batu kini berada pada jalur yang lebih pasti. Janji besar Wali Kota Nurochman bukan sekadar kata-kata, melainkan arah baru yang membuka babak baru dalam perjalanan prestasi atlet Bumi Batu.(*)




















