Lamongan, tagarjatim.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lamongan menyelenggarakan kegiatan Penguatan Kelembagaan dengan tema “Modernisasi Birokrasi di Lingkungan Bawaslu Kabupaten/Kota untuk Mewujudkan Demokrasi yang Bermartabat”, di Aula Hotel Grand Mahkota Lamongan, Senin (16/08/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus mendorong terciptanya tata kelola birokrasi yang modern, transparan, dan akuntabel di tubuh Bawaslu.
Acara diawali dengan sambutan Ketua Bawaslu Kabupaten Lamongan, Toni Wijaya, S.H., yang menegaskan pentingnya modernisasi birokrasi dalam rangka memperkuat peran Bawaslu sebagai pengawas pemilu yang independen dan profesional.
“Bawaslu tidak hanya dituntut hadir sebagai lembaga pengawas, tetapi juga sebagai institusi yang mampu memberikan teladan dalam tata kelola organisasi yang modern, efektif, dan bermartabat,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Nur Elya Anggraini menekankan bahwa modernisasi birokrasi di lingkungan Bawaslu merupakan kebutuhan mendesak untuk menghadapi tantangan demokrasi yang semakin kompleks.
Kita memperkenalkan bahwa Bawaslu Jawa Timur setiap Selasa wajib untuk menggunakan kebaya, maka dari itu Bawaslu Jawa Timur membuat program yang namanya Selasa Berkebaya.
“Dalam penguatan kelembagaan Bawaslu ini, kebaya hadir sebagai budaya Nusantara dan kita akan menerapkannya pada kerja-kerja pengawasan kita,” jelasnya.
Kita berharap Bawaslu Kabupaten Lamongan mampu menjadi contoh baik dalam penerapan prinsip ini agar kinerja pengawasannya tidak tercabut dari identitas dan akarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, S.T., B.Eng., M.Sc., turut hadir memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap berkolaborasi dengan Bawaslu demi terciptanya demokrasi yang sehat di Kabupaten Lamongan.
“Modernisasi birokrasi adalah kunci untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima, termasuk dalam proses demokrasi. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan Bawaslu sangat penting untuk menjaga kualitas demokrasi yang bermartabat,” ungkapnya.
Acara kemudian secara resmi dibuka oleh Anggota Bawaslu RI, Totok Hariyono, S.H., yang menegaskan bahwa penguatan kelembagaan harus berjalan seiring dengan penguatan integritas.
“Demokrasi yang bermartabat tidak bisa lahir dari birokrasi yang lemah. Bawaslu di tingkat Kabupaten/Kota harus menjadi motor penggerak modernisasi birokrasi, agar ke depan pengawasan pemilu semakin profesional, transparan, dan berintegritas,” tegasnya.
Hadir sebagai Pemateri dalam kegiatan ini adalah Anggota Komisi II DPR RI, Arif Wibowo, S.H., M.H. melalui Virtual Zoom Meeting, Guru Besar Ilmu Hukum Univ. Negeri Jember, Prof. Dr. Ermanto Fahamsyah, S.H., M.H., Pemantau Pemilu JPPR Jawa Timur Dr. Amiq Fikriyati, M. Pd., TA Anggota Komisi II DPR RI M. Sirotudin, dan sebagai moderator adalah Dr. M. Abdim Munib, S.H., M.H.
Turut hadir pada kegiatan ini selain Anggota Bawaslu Kabupaten Lamongan berserta sekretariat, juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, KPU Kabupaten Lamongan, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, perwakilan universitas, media dan LSM. Harapan dari kegiatan ini adalah untuk menjadi langkah nyata dalam memperkuat posisi Bawaslu sebagai pilar penting dalam penyelenggaraan demokrasi di Indonesia.(*)




















