Gresik, tagarjatim.id – Sejumlah organisasi dan elemen masyarakat di Kabupaten Gresik bergandeng tangan dan berkomitmen menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Salah satunya, komitmen Jaga Gresik Damai itu diwujudkan dalam penandatanganan kesepakatan dan deklarasi seluruh elemen masyarakat dan organisasi, bersama TNI- Polri di Kecamatan Cerme, Sabtu (30/8/2025) lalu.

Acara penandatanganan komitmen anti anarkis ini berlangsung di Mapolsek Cerme. Dihadiri jajaran Forkopimcam, para ketua organisasi serta elemen masyarakat setempat. Dalam dokumen tersebut, para pihak menyatakan kesiapan dan kesanggupan mereka untuk:

1. Menjaga harkamtibmas, toleransi, dan kerukunan antarorganisasi dan elemen masyarakat di wilayah Kecamatan Cerme dan Kabupaten Gresik secara umum.

2. Mengarahkan seluruh anggota agar tidak mudah terprovokasi atau terlibat dalam kegiatan yang bertentangan dengan hukum. Menjaga nama baik Kecamatan Cerme serta menjamin keamanan dan ketertiban demi kepentingan masyarakat umum.

3. Berkoordinasi secara aktif dengan Muspika Cerme dalam mewujudkan situasi yang aman dan kondusif.

Komitmen ini ditandatangani oleh perwakilan dari berbagai organisasi seperti PSHT Cerme, PSHW, Senkom, Pemuda Pancasila, Kokam, IKSPI, Pagar Nusa, Cipta Sejati, Sapajat, dan lainnya.

Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo bersama unsur Forkopimcam, menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah strategis untuk meredam potensi konflik dan menciptakan lingkungan yang damai.

“Komitmen ini adalah wujud nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan keamanan bersama,” kata Andik, Senin (1/9/2025).

Dikatakan Andik, dengan penandatanganan ini, diharapkan seluruh organisasi dapat menjadi pelopor dalam menjaga situasi kondusif di Kabupaten Gresik. Melibatkan unsur tiga pilar pemerintah, TNI-Polri, serta Ormas dan elemen masyarakat lainnya.

Tidak hanya di Kecamatan Cerme, deklarasi dan komitmen serupa juga dilakukan di kecamatan-kecamatan lain di wilayah Kabupaten Gresik.

Seruan serupa juga disebarkan oleh Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu. Pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi untuk melakukan aksi-aksi anarkis.

Rovan mengingatkan warga agar tidak melakukan aksi massa yang berpotensi disusupi pihak tak bertanggung jawab. “Mengimbau kepada orang tua agar mengawasi anaknya untuk tidak keluar pada jam malam hari,” pintanya.

“Mari perkuat persatuan antarelemen masyarakat yang ada di Kabupaten Gresik. Siap Jaga Gresik Damai,” pungkas Rovan.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H