Lamongan, tagarjatim.id – Seorang petani di Lamongan, Jawa Timur meninggal dengan kondisi mengenaskan usai tertabrak Kereta Api Anjasmoro jurusan Jakarta-Pasar Turi Surabaya. Diduga korban kurang waspada saat hendak menyeberangi jalur Kereta Api.

Dari identitas yang temukan korban bernama Sarno, warga Desa Kedukbembem, Kecamatan Mantup, Lamongan.

Insiden terjadi pukul 08.00 di km 186+00 tepatnya di Dusun Plalangan, Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan Kota, senin siang.

Menurut keterangan warga, saat itu korban diketahui hendak menyebrang Rel KA menuju Sawah. Diduga korban kurang waspada sehingga tertabrak Kereta Api dari arah barat menuju timur.

Korban pun terseret sejauh 50 meter dari titik awal kecelakaan dengan kondisi korban mengenaskan dengan tubuh hancur menjadi beberapa bagian.

“Ya korban berjalan kaki korban tertabrak kereta api, hendak ke sawah tubuh korban sangat mengenaskan, bagian tubuh hancur dan berserakan hingga terseret sejauh kurang lebih lima puluh meter dari lokasi kejadian,” ujar Rozi, warga yang ada di lokasi.

Petugas yang datang mengevakuasi tubuh korban yang hancur. Korban langsung dibawa ke rumah sakit Muhammadiyah Lamongan untuk dilakukan otopsi. Usai kejadian polisi melakukan olah TKP untuk mencari tahu kronologi lengkapnya.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H