Kabupaten Blitar, tagarjatim.id – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar membuka ruang setara bagi perempuan melalui kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Hair Stylist Cutting (Barbershop) II tahun anggaran 2025. Dari total 20 peserta, tercatat 8 orang di antaranya adalah perempuan. Kesetaraan gender dalam hal pelatihan babershop yang selama ini didominasi oleh kaum adam, ternyata menarik minat besar kaum hawa untuk ikut andil didalamnya.
Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Antonius Nanang Adi Putranto, mengatakan bahwa pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan kesetaraan gender di dunia kerja nyata.
“Profesi barber tidak lagi terbatas untuk laki-laki. Perempuan pun memiliki kesempatan yang sama untuk menekuninya,” ujarnya saat membuka kegiatan Pelatihan Babershop tahap 2 di Kawasan Wisata Garum, Kamis (21/8/2025)

Nanang menambahkan, peserta pelatihan tahap 2 ini merupakan hasil seleksi dari 293 pendaftar online. Dari jumlah tersebut, 5 orang diantaranya berasal dari keluarga petani tembakau sesuai sasaran Dana DBHCHT 2025, sementara 15 lainnya merupakan rekrutmen masyarakat umum. Pelatihan tahap kedua digelar karena animo tinggi pelaku babershop, dan untuk mendapatkan sertifikasi resmi dari BNSP.
“Dari peminatnya yang tinggi maka kami buka lagi pelatihan babershop tahap 2 ini. Harapanya mereka mendapat sertifikasi kompeten dadi BNSP dan bisa membuka lapangan kerja di bidang ini,” imbuhnya.
Pelatihan tahap 2 berlangsung 10 hari, mulai 21 Agustus hingga 3 September 2025 yang bekerja sama dengan LPK Smart Junior. Peserta akan mempelajari 9 unit kompetensi, mulai dari penerapan kesehatan dan keselamatan kerja, analisis kulit dan rambut, hingga teknik pemangkasan rambut pria.
Keterlibatan perempuan dalam pelatihan barbershop ini menjadi penegasan bahwa kesempatan berkarir di sektor jasa kreatif terbuka lebar, tanpa dibatasi oleh gender.
“Kita buka juga untuk kaum perempuan bukan hanya laki laki biar setara gitu ya untuk pekerjaan ini,” pungkas Nanang. (*) ADV




















