Gresik, tagarjatim.id – Semarak pesta perayaan Kemerdekaan RI ke- 80 juga menggelora di ujung selatan Kabupaten Gresik. Dengan mengenakan busana ala kerajaan hingga adat nusantara, warga di Kedungpring, Balongpanggang menggelar pawai karnaval keliling desa.
Kegiatan karnaval akbar tahunan ini, selain untuk menyemarakkan HUT ke-80 Republik Indonesia (RI) tahun 2025, juga untuk menjaga kerukunan antar warga dan menumbuhkan rasa persaudaraan
“Karnaval unik ini mendapatkan antusias besar dari masyarakat Kedungpring. Setiap rukun tetangga (RT) menjadi peserta karnaval. Para peserta menampilkan berbagai macam busana dan kreasi,” kata Lono, salah satu warga yang ikut menonton jalannya karnaval
Sekedar diketahui, dalam perayaan Kemerdekaan RI ke- 80 ini, warga memakai busana ala kerajaan seperti yang dikenakan Kades Kedungpring Priono dan istri bersama keluarga dan perangkat desa. Ada juga yang memakai pakaian Cina, Jepang, dan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.
Para peserta juga mempertunjukkan sejumlah kreasi yang sangat menghibur antara lain, kreasi ular naga raksasa, dan simbul hewan lain.
Sebelum arak-arakan keliling desa, karnaval akbar yang juga diiringi musik ini dilepas langsung oleh Kades setempat dengan rute dimulai dari lapangan Desa Kedungpring. Selanjutnya, peserta melewati rute jalan-jalan utama desa, dan finish di kantor Balai Desa Kedungpring.
Karnaval akbar ini pun menarik perhatian besar masyarakat. Mereka melihat dari pinggir jalan yang dilalui karnaval. Meski hujan sempat mengguyur namun tak menyurutkan masyarakat untuk menonton hiburan tersebut.
Sementara Kades Kedungpring Priono menyampaikan bahwa, karnaval akbar yang digelar Pemdes Kedungpring pada Minggu(17/8/2025) merupakan kegiatan tahunan setiap memperingati HUT Republik Indonesia.
“Karnaval ini salah satu kegiatan rutin yang digelar Pemdes Kedungpring dalam menyemarakkan HUT RI,” tuturnya, Selasa(19/8/2025)
Priono mengaku sangat bersyukur karena antusiasme warganya ikut meramaikan karnaval akbar luar biasa. Hal itu menunjukkan hubungan antara Pemdes Kedungpring dan masyarakat sangat guyub.
“Mewakili Pemdes Kedungpring saya sangat senang melihat antusiasme masyarakat dan para orang tua dalam menyemarakkan HUT ke-80 RI tahun ini. Saya sangat mengapresiasi masyarakat yang guyub rukun mengikuti karnaval akbar,” imbuhnya
Dirinya menambahkan, karnaval akbar ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan keberagaman budaya yang ada di Indonesia sejak kepada masyarakat sejak usia dini.
“Para peserta banyak mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah. Ini menunjukkan keberagaman seperti yang tercermin dalam Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu,” tutupnya.(*)




















