Kota Blitar, tagarjatim.id – Pemandangan dengan nuansa nasionalisme, mewarnai suasana pelayanan pemohon SIM dan Samsat, Polres Blitar Kota sejak sepekan terakhir. Betapa tidak, seluruh petugas mengenakan pakaian pejuang jaman dulu, dengan tema heroik ala pejuang kemerdekaan.
Mereka tetap memberikan pelayanan kepada pemohon SIM maupun STNK, meski dengan pakaian yang tidak biasa. Sementara seluruh ruangan juga tak lepas dari pernak pernik merah putih, sehingga manambah suasana yang menumbuhkan nasionalisme.
Pernak pernik kemerdekaan ini, merupakan bentuk komitmen Satlantas Polres Blitar Kota, dalam menyambut dan memeriahkan puncak peringatan HUT RI ke 80.
Kasatlantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno dikonfirmasi mengatakan, seluruh petugas diberikan keleluasaan untuk mengenakan pakaian tema perjuangan, namun tetap menjunjung tinggi pelayanan kepada publik.
“Tujuan saat ini menggunakan baju pahlawan di tempat pelayanan satlantas adalah menumbuhkan rasa nasionalisme cinta tanah air, dan mengenang pahlawan terdahulu melawan penjajah dalam rangka HUT kemerdekaan RI ke-80,” terang Kasatlantas kepada wartawan di ruang kerjanya Jumat (15/8/2025).
Selain mengenakan pakaian pejuang, petugas juga memberikan bendera merah putih kepada pemohon SIM. Petugas juga menyelipi dengan pesan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme. Kegiatan akan berlangaung hingga pelayanan terakhir sebelum masa libur dan cuber 17 hingga 18 Agustus ini.
“Kegiatan pelayanan di SIM dan Samsat, berlangsung selama lima hari dari selasa sampai 16 agustus esok,” imbuh kasatlantas.
Sementara pantauan di lapangan pemohon SIM yang tengah melalukan praktek, mengapresisasi langkah polisi ini. Mereka juga antusias dengan terobosan yang dilakukan oleh petugas satlantas polres blitar kota. Apalagi, hal ini membuat kesan garang yang selama ini menempel, menjadi kesan humanis dan berbeda.
“Keren sih, jadi gak grogi dan takit lagi, karena sesuai banget sama tema kemerdekaan,” kata Nurena, pemohon sim kepada wartawan. (*)




















