Kota Batu, tagarjatim.id – Ratusan pelajar SMA/SMK/MA dari seluruh Jawa Timur tumpah ruah menampilkan karya terbaik mereka di Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2025.

Dua hari penuh, 12–13 Agustus, Hotel Batusuki Kota Batu disulap menjadi panggung adu talenta, dari puisi yang membakar emosi, tarian yang memukau, hingga musik tradisional yang membetot perhatian.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, yang menutup langsung ajang ini pada Rabu (13/8/2025), tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Menurutnya, FLS3N menjadi sarana strategis untuk melahirkan generasi kreatif yang siap bersaing di level nasional maupun internasional.

“Ajang FLS3N ini membuktikan bahwa kreativitas adalah bagian penting dari membangun karakter dan nasionalisme generasi muda. Melalui kegiatan yang diinisiasi bersama ini, para pelajar dapat mengekspresikan bakat sekaligus memperkuat rasa cinta tanah air. Saya optimistis dari para juara ini, Jawa Timur mampu mengulang prestasi juara umum seperti di LKSN 2025,” tegasnya.

Aries mengapresiasi semangat para peserta yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur. “Ajang ini bukan hanya tentang kompetisi, tapi juga wadah untuk mengasah bakat, membangun jejaring, dan menanamkan rasa cinta pada seni dan sastra sejak usia sekolah,” ujarnya.

Tak hanya lomba, FLS3N juga diramaikan dengan berbagi inspirasi bersama seniman-sastrawan, hingga kolaborasi lintas daerah yang memanjakan mata. Dari puisi, cerpen, poster digital, fotografi, kriya, hingga tari kreasi semuanya menjadi pembuktian bahwa generasi muda Jatim bukan sekadar berkompetisi, tapi juga berkarya untuk negeri.

Penutupan diwarnai sorak-sorai saat nama-nama juara diumumkan. Mereka inilah yang akan membawa bendera Jawa Timur ke tingkat nasional, mengusung misi prestasi sekaligus harga diri daerah.

“Selamat untuk para juara, dan bagi yang belum menang tetap semangat. Karena sejatinya kalian semua adalah pemenang yang telah menginspirasi banyak orang,” pungkas Aries. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H