Kota Malang, tagarjatim.id – Seorang kakek bernama Kusno Hadi (77) atau biasa dipanggil Mbah Kusno warga Jalan Janti Selatan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, melakukan aksi jalan kaki mundur dari Balai Kota Malang menuju Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (11/8/2025). Aksi jalan kaki mundur sejauh 23,5 Kilometer ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dirinya memperingati Hari Ulang Tahun Arema ke -38.
Mbah Kusno mengatakan jalan kaki ini dilakukan untuk memperingati HUT Arema. Dia ingin pasca Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 suporter pada 1 Oktober 2022, Arema maupun aremania kembali bangkit.
“Jalan kaki mundur ini untuk memperingati ulang tahun Arema,” kata Mbah Kusno, Senin.
Menurut Mbah Kusno dirinya mengawali jalan kaki mundur mulai dari Stasiun Malang. Jalan kaki mundur ini akan dilakukan sampai Stadion Kanjuruhan dengan jarak tempuh sekitar 23,5 Kilometer.
Ria mengaku aksi heroik jalan kaki mundur ini dilakukan mulai pukul 10.00 WIB dari Stasiun Malang. Langkah kaki mundur Mbah Kusno ini pun untuk membangkitkan semangat Arema dan Aremania.
“Jalan kaki mundur ini inisiatif saya, jalan kaki mundur ini bukan berarti mundur sebaliknya ini menandakan maju. Yang saya lakukan ini untuk membangkitkan Arema. Jadi Arema harus dibangkitkan, jangan menyerah,” ujarnya.
Pantauan Beritasatu.com, di usianya yang sudah renta, Mbah Kusno terlihat semangat jalan kaki mundur. Dengan menggunakan kaos bertuliskannArema dan membawa sal Arema.
Dalam aksinya, Mbah Kusno berjalan mundur sendiri tanpa membawa bekal air maupun makanan. Aksi heroik ini dilakukan tanpa pengawalan dari aparat kepolisian maupun Aremania.
Mbah Kusno memastikan tiba di Stadion Kanjuruhan sore hari. “Saya perkirakan tiba di Kepanjen sore hari, semoga kuat,” kata dia.
Dalam melakukan aksinya ini, dia tidak ingin mendapatkan donasi dari siapapun. Aksi ini murni atas dorongan pribadi.
“Ini murni inisiatif saya untuk kembali membangkitkan Arema,” tandas Mbah Kusno.
Aksi jalan kaki mundur ini tidak hanya dilakukan pada peringatan HUT Arema saja, tapi juga sudah dilakukan berulangkali. Bahkan, pada tahun 2014 dia pernah melakukan aksi jalan kaki mundur Malang – Jakarta ke Istana Negara untuk menemui Presiden Joko Widodo.
Sementara itu, pada peringatan HUT Arema ini, Aremania juga dijadwalkan berziarah ke makam pendiri Arema maupun tokoh arema lainnya. Ziarah ini dilakukan untuk mengenang jasa dan perjuangan para almarhum terhadap berdirinya Arema sebagai klub sepak bola kebanggaan warga Malang.(*)




















