Kota Batu, tagarjatim.id – Setelah dua pekan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 14–31 Juli 2025, Sekolah Rakyat (SR) Kota Batu kini memasuki masa pra pembelajaran atau yang disebut masa pembiasaan. Program ini menjadi jembatan penting sebelum siswa memulai pembelajaran formal.
Sepanjang bulan Agustus, seluruh siswa mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk menanamkan karakter dasar seperti kemandirian, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Tidak hanya itu, mereka juga mulai dikenalkan pada materi-materi dasar seperti matematika dan bahasa Indonesia.
Kepala Sekolah Sekolah Rakyat Kota Batu, Yuliana, menegaskan masa pembiasaan ini bukan sekadar pengisi waktu sebelum pelajaran inti dimulai.
“Masa pembiasaan ini sangat penting. Kami ingin siswa tidak hanya siap secara akademis, tapi juga mental, perilaku, dan cara berpikirnya. Kegiatan yang kami jalankan fokus pada pembentukan kemandirian, disiplin, dan kemampuan dasar. Setiap Senin ada kegiatan life skill seperti mengatur jadwal belajar, merapikan lingkungan, dan mengelola waktu. Hari-hari berikutnya kami gunakan untuk memperkuat pemahaman konsep dasar, misalnya matematika sederhana dan penguasaan bahasa Indonesia yang baik. Jadi, ketika nanti masuk ke pembelajaran inti, mereka sudah punya fondasi yang kuat,” jelas Yuliana saat ditemui di Sekolah Rakyat Kota Batu, Senin (11/8/2025).
Saat ini, Sekolah Rakyat Kota Batu memiliki total 150 siswa tingkat SMP, termasuk 50 siswa baru yang berasal dari Kediri. Menurut Yuliana, kehadiran siswa baru menjadi energi tambahan yang mendorong semangat kebersamaan di sekolah.
Anisa Ulamiruroh, siswi asal Gunungsari, adalah salah satu peserta yang merasakan manfaat dari masa pembiasaan ini.
“Awalnya saya agak canggung karena banyak teman baru. Tapi ternyata semua ramah dan mau membantu. Guru dan pendamping di sini tidak hanya mengajarkan pelajaran, tapi juga mendukung kami untuk percaya diri, berani mencoba hal baru, dan mandiri. Saya merasa betah, dan setiap hari rasanya selalu ada hal baru yang saya pelajari. Saya berharap pembelajaran ke depan semakin seru dan bermanfaat,” tuturnya.
Dengan pendekatan ini, SR Kota Batu berharap seluruh siswa siap menghadapi pembelajaran formal baik secara kognitif maupun mental. Masa pra pembelajaran ini juga menjadi momen strategis untuk membentuk pola pikir positif, semangat belajar, dan nilai-nilai karakter yang akan melekat hingga mereka dewasa.(*)




















