Malang, tagarjatim.id – Di tengah maraknya permintaan akan metode pengobatan alternatif, seorang terapis di Kota Malang, Sutaji atau biasa dipanggil Mbah Ji (58), menawarkan pendekatan unik untuk menyembuhkan berbagai penyakit, terutama stroke dan masalah saraf. Berlokasi di Jalan Simpang Sulfat Selatan No. 5, Blimbing, Kota Malang, ia menggabungkan lima metode terapi tradisional yang disebutnya sebagai “multi terapi.”

Mbah Ji menjelaskan bahwa metode yang ia terapkan meliputi pijat refleksi, terapi listrik, hypnotherapy, bekam, dan akupresur. Kombinasi ini diklaim mampu mengatasi berbagai keluhan kesehatan.

“Saya menerapkan 5 metode multi terapi ini untuk menyembuhkan segala penyakit, terutama stroke dan saraf,” ujar Mbah Ji, pada Kamis (7/8/2025).

Mbah Ji, yang berasal dari Mojokerto, mengaku telah mengembangkan metode ini selama 15 tahun. Menurutnya, dari ribuan pasien yang ia tangani, sebagian besar berhasil pulih.

“Sejak saya memijat hampir 3000 pasien dengan berbagai macam penyakit, alhamdulillah berkat izin Allah SWT, rata-rata seluruh pasien saya sembuh,” katanya.

Untuk pasien stroke, Mbah Ji menjelaskan bahwa waktu penyembuhan bervariasi tergantung pada tingkat keparahannya.

Stroke ringan bisa pulih dalam waktu kurang dari sebulan, sementara kasus yang lebih parah memerlukan waktu minimal enam bulan dengan jadwal terapi setiap tiga hari.

Ia juga menyediakan ramuan herbal sebagai pendamping pengobatan.

Salah satu pasiennya, Pipit Subroto, warga Malang, memberikan kesaksian positif. Pipit yang menderita asam lambung dan hipertensi hingga mengalami sesak napas, merasa cocok dengan metode terapi Sunaji.

“Seluruh tubuh mulai kaki hingga kepala terasa kesemutan. Setelah diterapi Mbah Ji, sesak napas saya sembuh. Baru kali ini saya menemukan pemijatan tradisional dengan metode multi terapi ini,” ungkap Pipit.

Sementara Edo warga Lumajang yang mengalami penyakit Wasir, mengaku cocok dengan pemijatan terapi Mbah Ji ini. “Awalnya sakit, sekarang sudah enakan,” kata Edo.

Menurut Mbah Ji metode multi terapi ini merupakan satu-satunya yang ada di Kota Malang saat ini, menjadikannya pilihan menarik bagi masyarakat yang mencari alternatif pengobatan.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H