Kota Surabaya, tagarjatim.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya terpaksa membatalkan sembilan perjalanan kereta api tujuan Jakarta akibat gangguan operasional di jalur Stasiun Pegadenbaru. Insiden yang mulai terjadi sejak Jumat (1/8/2025) itu masih dalam proses penanganan intensif.
Pembatalan ini diumumkan secara resmi pada Sabtu (2/8/2025). Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang yang terdampak gangguan layanan ini.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Saat ini tim KAI masih terus berupaya melakukan normalisasi jalur agar layanan bisa segera kembali berjalan normal,” ujarnya saat ditemui di Stasiun Gubeng, Surabaya.
Sembilan perjalanan kereta yang dibatalkan adalah:
- KA 1 Argo Bromo Anggrek (Surabaya Pasarturi – Gambir)
- KA 39 Sembrani (Surabaya Pasarturi – Gambir)
- KA 93 Jayabaya (Surabaya Pasarturi – Malang)
- KA 94–91 Jayabaya (Malang – Surabaya Pasarturi – Pasar Senen)
- KA 163 Gumarang (Surabaya Pasarturi – Pasar Senen)
- KA 29F Anjasmoro (Surabaya Pasarturi – Gambir)
- KA 251 Jayakarta (Surabaya Gubeng – Pasar Senen)
- KA 253 Kertajaya (Surabaya Pasarturi – Pasar Senen)
- KA 5 Argo Semeru (Surabaya Gubeng – Gambir)
Untuk memastikan keselamatan perjalanan, KAI menerapkan pola operasi memutar pada rute-rute tertentu. Namun, sebagian besar perjalanan tidak memungkinkan untuk melewati jalur terdampak dan akhirnya dibatalkan.
KAI pun menegaskan komitmennya terhadap pelayanan pelanggan. Penumpang yang terdampak dapat mengajukan pengembalian bea tiket secara penuh.
“Pengembalian bea dapat dilakukan di seluruh loket stasiun online dalam waktu 7 x 24 jam setelah jadwal keberangkatan, tanpa dikenakan biaya administrasi,” terangnya.
Ia juga menambahkan bahwa KAI terus menjalin koordinasi dengan berbagai pihak terkait agar gangguan di jalur Pegadenbaru segera tertangani. “Keselamatan dan keamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama kami,” tutupnya. (*)




















