Penulis : Dixs Fibrian
Jombang, tagarjatim.com – Harga komoditas beras kualitas medium yang dijual di Pasar Citra Niaga Jombang, Jawa Timur, mulai mengalami penurunan yang dipicu karena sejumlah petani yang sudah mulai panen padi.
Penurunan ini juga disambut para pembeli terutama ibu rumah tangga. Mereka sangat senang dan merasa terbantu, karena harga beras yang sudah mulai turun ini.
Agustin, salah seorang pembeli mengatakan selama harga beras mahal, ia membeli beras secukupnya. Biasanya, ia membeli dalam jumlah banyak, namun guna menyiasati kebutuhan bahan pokok yang banyak naik harganya, untuk beli beras jumlahnya dikurangi.
“Alhamdulillah, walaupun turun Rp.1000 alhamdulillah. Kalau kemarin belinya sedikit-sedikit,” kata Agustin, Selasa (5/3/2024).
Sementara itu, Agus Suhartoyo salah satu pedagang beras di Pasar Citra Niaga Jombang mengakui harga beras yang kualitas medium memang turun. Untuk jenis serang dari semula Rp14 ribu per kilogram, kini harganya Rp13 ribu per kilogram. Sedangkan beras kualitas premium masih mahal. Untuk bramo harganya Rp16 ribu per kilogram, beras poles harganya Rp15 ribu per kilogram.
Ia menduga, penurunan ini karena beberapa petani sudah mulai panen. “Ini turunnya harga karena sudah mulai ada panen,” ungkapnya.
Dirinya menambahkan penurunan harga beras ini juga berdampak pada jumlah pembelian para pelanggan. Sejumlah ibu rumah tangga sudah kembali membeli beras dengan jumlah banyak ketimbang membeli saat harga beras masih mahal.
Agus juga menambahkan stok di tokonya juga masih melimpah. Ia pun optimistis penjualan juga lebih meningkat lagi setelah harga beras turun.
Namun, dirinya menduga tren kenaikan bisa saja kembali terjadi saat Hari Raya Idul Fitri. Beras banyak dibutuhkan untuk zakat. “Tren bisa saja naik saat permintaan tinggi untuk zakat nantinya,” kata Agus.




















