Kabupaten Malang, tagarjatim.id – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mengukir prestasi tingkat nasional. Tim dari LSO Kaliber (Organisasi mahasiswa yang berfokus dalam bidang keamanan siber dan jaringan), berhasil meraih Juara 3 dalam ajang ACAD Defence Challenge 2025 yang digelar oleh ACAD CSIRT di Bandung.
ACAD Defence Challenge 2025 merupakan agenda tahunan ACAD CSIRT yang bertujuan mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan dunia maya. Melalui skenario serangan dan pertahanan digital, peserta diajak berpikir kritis, cepat, dan tepat dalam menangani berbagai potensi ancaman siber.
Kompetisi yang berlangsung pada awal Juli 2025 ini diikuti oleh lebih dari 70 tim dari berbagai instansi akademik di Indonesia. Mereka bersaing dalam kategori umum dari tingkat pelajar, mahasiswa, dan umum. Berbagai tantangan yang dihadapkan pada peserta dalam ajang ini seperti menganalisis serangan, merespon insiden, memburu ancaman dan membedah jejak digital.
Kali ini, tim UMM diwakili oleh tiga orang perwakilan Muhammad Salman Al Farisi, Bimo yudistira Ariel, dan Sutrisno Adit Pratama dari Program Studi Teknik Informatika yang tampil solid dan percaya diri. Berbekal latihan intensif dan semangat tinggi, mereka berhasil menembus posisi tiga besar.
“Persiapan kami untuk mengikuti perlombaan sebenarnya sudah mencoba dari tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini, alhamdulillah lolos kualifikasi selama 4 minggu dan berhasil menjadi juara dalam kompetisi,” ujar Salman, mewakili tim.
Salman dan tim merupakan mahasiswa Teknik Informatika UMM yang aktif dalam organisasi kampus LSO Kaliber. Minatnya pada jaringan dan komputer muncul sejak awal kuliah. Ketika mengetahui adanya organisasi yang sesuai dengan minatnya, bahkan sempat diamanahi sebagai Ketua Umum LSO Kaliber. Aktivitasnya dalam LSO tersebut membuatnya lebih fokus dan menekuni bidang yang memang sesuai dengan jurusan juga minatnya.
“Awal saya mengenal LSO Kaliber ketika Pesmaba dimana waktu itu salah satu pengurusnya memperkenalkan LSO Kaliber kepada mahasiswa baru. Motivasinya karena saya ingin mendalami bidang jaringan komputer dan selaras dengan penjurusan di prodi saya.“ tegas Salman.
Capaian ini menambah deretan prestasi mahasiswa UMM dalam bidang teknologi dan digitalisasi. Kampus ini terus mendukung tumbuhnya talenta-talenta muda berprestasi dari berbagai disiplin ilmu. UMM terus mendorong pengembangan diri mahasiswa melalui organisasi intra, kompetisi, hingga kolaborasi industri. Prestasi ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani mencoba, belajar, dan berkontribusi lewat keahlian yang mereka miliki.
Salman, yang dipercaya sebagai ketua tim, menyampaikan harapannya agar pencapaian ini tidak berhenti sebagai kebanggaan semata, tetapi bisa menjadi semangat bagi mahasiswa lain, khususnya mereka yang tergabung dalam LSO Kaliber. Terlebih lagi, UMM selalu memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk fasilitas, pendampingan dosen, maupun kesempatan untuk mengikuti berbagai pelatihan dan perlombaan bagi seluruh mahasiswanya.
“Harapan saya semoga hal ini bisa menjadi motivasi bagi anggota LSO yang lain untuk tetap berusaha dan berjuang di organisasi, kemudian untuk LSO semoga kedepannya bisa lebih banyak memperoleh prestasi dan semakin berkembang,” tutupnya. (*)




















