Kota Batu,tagarjatim.id – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke- 80, sejumlah pedagang musiman asal Kabupaten Garut, Jawa Barat mulai menjajakan bendera merah putih di berbagai sudut Kota Batu.
Pantauan Tagarjatim.id pada Selasa (28/7/2025), para pedagang tersebut tampak menggelar dagangannya di sepanjang Jalan Ir Soekarno, Jalan Diponegoro, Panglima Sudirman, Jalan Bromo Semeru, hingga Jalan Hasanudin Pesanggrahan.
Salah satu pedagang, Topan, mengungkapkan bahwa sedikitnya ada 20 pedagang dari satu kecamatan di Kabupaten Garut yang datang ke Kota Batu untuk berjualan bendera tahun ini. Jumlah itu meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Tahun 2022 lalu hanya sekitar 15 orang. Sekarang sudah 20 orang, belum termasuk pedagang dari daerah lain,” ungkap Topan saat ditemui di kawasan Jalan Hasanuddin, Selasa (29/7).
Menurutnya, lokasi jualan di Jalan Hasanuddin hingga pertigaan Taman Makam Pahlawan (TMP) sudah dipadati oleh sedikitnya enam pedagang. Sementara di ruas jalan lain, jumlahnya juga terus bertambah.
Meski hanya berjualan setahun sekali, omzet dari bisnis musiman ini cukup menjanjikan. Topan enggan menyebut angka pasti, namun ia mengaku mampu menjual hingga 25 kodi bendera tahun lalu, sementara rekan lainnya bahkan bisa menjual hingga 50 kodi.
“Bendera merah putih yang saya jual bervariasi, dari harga Rp 10 ribu sampai Rp 60 ribu. Kalau umbul-umbul, mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 70 ribu,” jelasnya.
Pada musim jualan tahun 2024, Topan mengaku mampu menghabiskan hingga 70 lembar bendera setiap harinya. Biasanya, penjualan akan melonjak tajam seminggu sebelum 17 Agustus, seiring dengan banyaknya kegiatan Agustusan yang digelar oleh instansi dan masyarakat.
“Kebanyakan masih perorangan yang beli. Untuk instansi atau sekolah, biasanya baru ramai seminggu sebelum tanggal 17,” pungkasnya.(*)




















