Penulis : Dixs Fibrian

Malang, tagarjatim.com – Proses pencairan bantuan sosial (Bansos) program keluarga harapan (PKH) tahap pertama sudah dimulai. Ribuan warga dari Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, memadati kantor Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Malang. Mereka antre berjam-jam untuk mencairkan dana bantuan sosial itu.

Warga sudah memadati kantor Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Malang tersebut sejak pagi guna pencairan dana bansos PKH periode pertama tahun 2024. Ada sebanyak 1.400 penerima PKH dari 11 kelurahan yang antre mengambil dana bantuan itu.

Kholifah, salah seorang warga mengaku dia memang penerima dana bantuan itu. Ia sudah antre sejak awal menunggu hingga sekitar satu jam untuk mendapatkan giliran. Rencananya, uang bantuan itu akan dibelikan untuk bahan pokok.

“bersyukur sekali dapat bantuan ini, sebab saat ini apa-apa mahal. Tadi saya antre, walaupun hamil lima bulan, karena juga tidak boleh diwakili suami harus nama sendiri,” kata Kholifah Jumat (1/3/2024).

Aisyah, warga lainnya yang menerima bantuan sosial ini juga senang. Bantuan ini akan dibelikan beras.

“Ini untuk beli beras, harganya sekarang lagi naik, minyak goreg, gula juga naik harganya. Ke depannya semoga bantuan ini terus ada, apalagi di situasi yang seperti ini,” kata Aisyah.

Ia pun rela antre hingga satu jam demi mendapatkan bantuan. Kendati sambil menggendong anak, ia tetap menunggu antrean hingga namanya dipanggil petugas.

Koordinator PKH Dedy Dwi mengatakan jumlah nominal penerima bantuan sosial setiap keluarga penerima manfaat (KPM) berbeda-beda, sebab disesuaikan dengan jumlah dan status keluarga di rumah. Untuk saat ini, ada 1.400 penerima.

“Ada 1.400 penerima. Ini data baru pengajuan bulan Deember akhir tahun (2023) baru hari ini keluar, karena PKH keluarnya triwulan lewat kantor pos, yang lewat tiap ATM dua bulan sekali,” kata Dedy.

Di Kota Malang, bantuan sosial PKH tahap pertama ini ada sebanyak 4.693 KPM yang menerima. Bantuan sosial PKH ini akan disalurkan setiap tiga bulan sekali.

Pencairan bantuan sosial tersebut dijadwalkan dalam empat tahapan, mulai dari awal tahun hingga akhir tahun. Hal ini bentuk perhatian pemerintah yang berupaya untuk memastikan bahwa dukungan finansial dapat tersalurkan kepada keluarga-keluarga yang paling membutuhkan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar, pendidikan anak, hingga kesehatan bagi ibu hamil dan lansia, di tengah keadaan ekonomi yang penuh tantangan.

Adapun bantuan sosial PKH 2024 disalurkan kepada tujuh kategori penerima dalam satu keluarga, dengan nominal bantuan yang berbeda yakni ibu hamil/nifas mendapatkan Rp750.000 per tahap. Anak usia dini/balita: Rp750.000 per tahap. Lansia: Rp600.000 per tahap.

Untuk Penyandang disabilitas Rp600.000 per tahap. Anak sekolah SD Rp225.000 per tahap. Anak sekolah SMP Rp375.000 per tahap. Dan, anak sekolah SMA Rp500.000 per tahap. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H