Jombang, tagarjatim.id – Tak hanya belajar ilmu agama siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 8 Jombang, juga dibekali ilmu keterampilan, seperti tata boga atau memasak hingga otomotif.
Lebih rincinya, dijelaskan Kepala MAN 8 Jombang Farida Priyatna, terdapat lima jurusan keterampilan yang disiapkan, yakni teknik otomotif, pengelasan, teknik komputer jaringan (TKJ), tata busana, dan tata boga.
“Alhamdulillah sesuai dengan SK Dirjen Pendis Kemenag RI pada 2018, kami dipercaya mengelola Madrasah Aliyah Keterampilan,” ujar Farida pada para jurnalis, seraya menunjukkan sejumlah laboratorium keterampilan di sekolah yang dipimpinnya, Kamis (24/07/2025) pagi.
Ditambahkan Farida, setiap jurusan keterampilan sudah memiliki laboratorium dan bengkel masing-masing, termasuk sarana dan prasarana untuk praktik para siswa.
Semisal jurusan tata boga, siswa di jurusan tersebut tampak serius mengikuti praktik membuat kue. Begitu juga siswa di bengkel pengelasan, dalam praktiknya pengelasan dilakukan rapi dan profesional.
Masih menurut Farida, masing-masing jurusan keterampilan diberikan modal awal Rp 2 juta dari pihak sekolah. Oleh para siswa, modal itu dikembangkan dalam membuat produk keterampilan dan hasilnya dijual ke pasaran.
“Jadi anak-anak praktik sambil menjual produknya. Hasilnya, profit dari berjualan itu kembali ke anak-anak untuk membeli alat-alat praktik,” ujarnya.
Program keterampilan tersebut merupakan upaya pihak madrasah untuk membekali siswanya di bidang wirausaha. Sebab menurut Farida, hanya 30% siswanya yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.
Sedangkan, 70% lainnya tidak melanjutkan pendidikan. Karena itu, ia juga bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk mendapatkan sertifikat pelatihan sebagai modal untuk bekerja. MAN 8 Jombang juga menjalin kerjasama dengan 21 sektor industri guna menyalurkan para siswanya.
“Jadi kita bekali keterampilan ini. Sehingga pada saat lulus nanti anak-anak punya bekal keterampilan untuk berwirausaha,” pungkas Farida.
Sementara itu, Amanda Putri Maulidiyah (16), salah satu siswa mengaku senang dengan adanya program keterampilan tersebut. Siswi kelas 12 ini memilih jurusan tata boga untuk mengasah keterampilannya di dunia kuliner.
“Di sini saya mendapatkan ilmu memasak, tidak hanya ilmu agama dan pengetahuan umum. Dari keterampilan ini, nanti saya ingin buka toko roti saat lulus, seperti impian saya,” tandasnya.(*)




















