Penulis : Aming Naqsabandi

Kediri, tagarjatim.com – Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, mengungkapkan bahwa salah satu dari empat yang diduga pelaku penganiayaan santri di Pondok Pesantren Tartilul Quran (PPTQ) Al Hanifiyyah di Dusun Kemayan, Desa Kranding, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, masih saudara.

Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Mohammad As’adul Anam saat di Kediri mengungkapkan ia sudah konfirmasi terkait dengan kejadian ini dan mendapati fakta bahwa salah satu yang diduga pelaku masih saudara korban.

Dirinya juga mengungkapkan fakta bahwa salah satu pelaku adalah kerabat korban yakni AF (16) asal Denpasar Bali. Untuk saat ini, keempat pelaku yakni MN (18) asal Sidoarjo, MA (18) asal Kabupaten Nganjuk, dan AK (17) asal Surabaya sudah diamankan Polres Kediri Kota.

“Yang diduga pelaku masih kerabat yakni F. Dengan tiga lainnya yang diduga pelaku sudah diamankan Polres Kediri Kota,” jelasnya Selasa (27/2/2024).

Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji sebelumnya mengungkapkan bahwa mengemukakan polisi memang telah menangkap empat pelaku yang diduga terlibat dalam penganiayaan santri di pesantren Mojo, Kabupaten Kediri itu. Polisi menindaklanjuti laporan keluarga.

Korban adalah BM (14), yang merupakan adik kelas para pelaku. Korban berasal dari Afdeling Kampunganyar, Dusun Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi.

Ia menjelaskan, kasus itu dilakukan berulang-ulang. Diduga, terjadi kesalahpahaman di antara anak-anak tersebut sehingga menyebabkan kejadian penganiayaan berulang.

Pengasuh PPTQ Al Hanifiyyah Mayan Mojo, Fatihunada, mengaku dirinya tidak tahu kejadian itu. Ia hanya mendapatkan laporan jika santri tersebut meninggal dunia terpeleset.

“Saya dapat laporan anak itu jatuh terpeleset di kamar mandi. Saat itu juga tidak muncul dugaan dan saya tidak sempat melihat karena mengurus ambulans dan keperluan untuk berangkat ke sana (Banyuwangi),” kata Gus Fatih, sapaan akrabnya. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H