Kota Surabaya, tagarjatim.id – Wujud nyata kepedulian lingkungan ditunjukkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM). Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN UIT JBM memberikan bantuan berupa satu unit rumah kompos lengkap dengan sarana pendukung kepada warga Kelurahan Balas Klumprik, Surabaya.

Langkah ini sejalan dengan target nasional Indonesia Bersih Sampah 2025 yang dicanangkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Rumah kompos dibangun di wilayah RW 05 Perumahan Pondok Manggala, lokasi yang kerap melakukan pemangkasan pohon (rabas) secara rutin karena dilewati jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) PLN Surabaya–Gresik. Selama ini, limbah rabasan menumpuk dan belum dikelola optimal.

“Dalam tiga tahun ke depan, kami menargetkan bisa masuk Program Kampung Iklim (PROKLIM) Lestari. Rumah kompos ini menjadi langkah awal yang strategis. Kami sangat berterima kasih kepada PLN karena telah menyetujui proposal bantuan ini,” ujar Ketua Panitia Pembangunan, Six Aries Setyanto, Jumat (11/7).

General Manager PLN UIT JBM, Handy Wihartady, mengatakan bahwa pembangunan rumah kompos adalah bentuk sinergi antara PLN dan masyarakat.

“Harapan kami, rumah kompos ini tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah rabasan dari tim PLN, tapi juga mampu menghasilkan pupuk kompos bernutrisi untuk penghijauan lingkungan sekitar,” jelasnya.

Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi pusat edukasi pengolahan sampah organik sekaligus menciptakan lingkungan bersih, lestari, dan mandiri secara ekonomi bagi warga sekitar.

PLN UIT JBM terus mendorong program serupa di wilayah kerja lainnya untuk memperkuat ketahanan lingkungan dan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H