Kabupaten Blitar, tagarjatim.id – Puluhan industri rokok berskala kecil yang tersebar di wilayah Kabupaten Blitar, menjadi sasaran utama untuk diikutkan dalam Pelatihan Pengelolaan SDM, Keuangan dan Gudang pada industri hasil tembakau selama 2 hari kedepan. Pelatihan digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar, di sebuah hotel di kawasan Kanigoro, dengan melibatkan para pelaku usaha.
Kepala Disperindag Kabupaten Blitar, Darmadi yang membuka pelatihan mengatakan, sedikitnya ada 38 perusahaan rokok yang tersebar di 22 kecamatan yang ada. Puluhan perusahaan tersebut masih berskala kecil, dan memerlukan pendampingan dan pelatihan agar industri rokok bisa berkembang.
“Jadi perlu mendapat pelatihan, pendampingan dan pembinaan, sehingga industri rokok bisa berkembang dan bermanfaat, khususnya membuka lapangan kerja,” jelasnya kepada wartawan usai pembukaan, Selasa (18/6/2025).
Terkait pelatihan yang dananya bersumber dari DBHCHT 2025 ini, Darmadi berharap agar puluhan pelaku usaha industri rokok bisa meningkatkan kualitas mereka dalam mengelola industri rokok di Kabupaten Blitar.

“Tujuannya agar kualitas mereka dalam mengelola industri rokok meningkat,” imbuhnya.
Darmadi menambahkan, pihaknya juga telah mengagendakan adanya pelatihan untuk calon pekerja di industri rokok, misalnya pelatihan pelintingan dan sebagainya. Pelatihan bertujuan agar saat terjun dalam industri rokok, mereka telah siap bekerja. Apalagi antusias calon pekerja juga dinilai cukup tinggi, terbukti dari pelatihan yang digelar beberapa waktu lalu.
“Antusiasnya luar biasa ya, kita buka pendaftaran melalui online dan yang mendaftar juga banyak. Kan mereka dilatih untuk bisa langsung bekerja di pabrik rokok. Jadi mereka itu nantinya ada keterangan dari kita sudah mengikuti pelatihan,”pungkasnya. (*) ADV




















