Kabupaten Sidoarjo, tagarjatim.id – Jelang libur panjang Idul Adha, Terminal Tipe A Purabaya, Bungurasih, jadi titik sibuk bukan hanya untuk para pemudik, tapi juga bagi petugas ramp check yang melakukan inspeksi keselamatan bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi).

Hasilnya cukup mengejutkan, dari 479 armada yang diperiksa selama sepekan terakhir, sebanyak 40 unit ditemukan melanggar aturan.

“Total ada 479 armada telah kami lakukan pengecekan kelayakan,” ungkap Ahmad Badik, Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Purabaya, Kamis (29/5/2025).

Dari jumlah itu, sembilan bus tercatat melakukan pelanggaran ringan, empat pelanggaran sedang, dan 27 pelanggaran berat.

Pelanggaran ringan, menurut Badik, meliputi hal-hal seperti pintu darurat yang terhalang, sabuk pengaman penumpang yang tidak tersedia, pemecah kaca yang kurang, ketiadaan kotak P3K atau APAR, serta lampu kendaraan yang tidak menyala.

“Bagi pelanggaran ringan, kami berikan teguran dan minta awak bus segera melakukan perbaikan,” jelasnya.

Namun, situasi lebih serius ditemukan pada pelanggaran sedang dan berat. Untuk pelanggaran sedang seperti kaca pecah atau ban yang sudah retak, sanksinya adalah tilang. Sedangkan pelanggaran berat – yang jumlahnya paling banyak – mayoritas disebabkan oleh bus yang tidak memiliki trayek resmi menuju Terminal Purabaya.

“Salah satu jenis pelanggaran berat yang kerap ditemukan adalah bus AKAP yang tidak memiliki trayek resmi menuju Terminal Purabaya,” tegas Badik.

Bus yang masuk kategori pelanggaran berat dikenai sanksi tegas. Selain tilang, mereka juga diwajibkan keluar dari terminal tanpa mengangkut penumpang.

Salah satu sopir bus AKAP yang terkena tilang, Hasan, mengaku sengaja masuk ke Terminal Purabaya meski trayek busnya adalah Malang–Palembang.

“Kami ke sini untuk mengangkut penumpang, sebenarnya trayek bus kami Malang–Palembang,” katanya.

Ahmad Badik memastikan ramp check ini akan terus digencarkan, terutama saat momen padat seperti libur Idul Adha, demi memastikan keselamatan pengguna transportasi darat.

“Kami tidak akan berkompromi dengan keselamatan penumpang,” tandasnya. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H