Kota Surabaya, tagarjatim.id – Antusiasme tinggi ditunjukkan masyarakat Jawa Timur terhadap program promo tambah daya listrik dari PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur. Hingga hari terakhir pelaksanaan pada 23 Mei 2025 kemarin, tercatat 9.248 pelanggan telah mendaftar untuk memanfaatkan kesempatan langka tersebut.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, mengatakan promo ini ditujukan bagi pelanggan tegangan rendah dengan golongan tarif satu fasa. Pelanggan dengan daya awal 450 Volt Ampere (VA) hingga 5.500 VA dapat mengajukan peningkatan daya hingga 7.700 VA dengan biaya yang jauh lebih terjangkau.

“Melalui promo ini, pelanggan hanya membayar setengah dari biaya normal. Sebagai contoh, pelanggan dengan daya 900 VA yang ingin meningkatkan daya ke 3.500 VA hanya perlu membayar Rp1.259.700, dibandingkan dengan biaya sebelumnya yang mencapai Rp2.519.400,” jelas Ahmad Mustaqir, Minggu (25/5/2025).

Dari seluruh wilayah di Jawa Timur, Malang menjadi daerah dengan jumlah pendaftar terbanyak, yakni 1.210 pelanggan. Disusul Madiun dengan 987 pelanggan, serta Bojonegoro 872 pelanggan.

Promo bertajuk “Bangkit Lebih Terang” ini berlangsung selama dua pekan, dimulai pada 10 Mei hingga 23 Mei 2025, sebagai bagian dari peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

Untuk mengikuti promo, pelanggan cukup melakukan transaksi melalui aplikasi PLN Mobile. Pelanggan prabayar dapat membeli token, sedangkan pelanggan pascabayar cukup membayar tagihan listrik. Setelah transaksi berhasil, e-voucher diskon tambah daya akan dikirimkan melalui fitur “Reward” di aplikasi atau email pelanggan.

E-voucher tersebut kemudian dapat digunakan untuk mengajukan permohonan tambah daya, juga melalui aplikasi PLN Mobile. Setelah kode dimasukkan, permohonan akan diproses oleh unit PLN setempat.

Ahmad Mustaqir menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan sekaligus dukungan terhadap produktivitas masyarakat.

“Program ini memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk menikmati pengalaman menggunakan listrik yang lebih nyaman, terutama dalam momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” tutupnya.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H