Kota Malang, Tagarjatim.id – Menjelang Iduladha 2025, peternak kambing di Kota Malan, Jawa Timur mulai kebanjiran orderan. Salah satu peternak, Lucky Aditya, punya cara unik untuk meningkatkan nafsu makan kambing-kambingnya dengan ramuan ampas tempe dan gula merah.
Ramuan ini dinilai efisien untuk menggemukkan kambing secara alami. Peternak pemula yang memulai usahanya pada Agustus 2024 ini mengandalkan kombinasi pakan tradisional dengan bahan yang mudah didapat.
“Kami rutin memberikan pakan rumput, ampas kedelai dari tempe, air sari kedelai, dicampur dengan polar dan gula merah untuk meningkatkan napsu makan,” ujar Lucky di peternakan miliknya, This is Farm Lesanpuro, Minggu (25/5/2025).
Selain mudah didapat, Lucky sapaan akrabnya, juga mengaku bahan ampas tempe dinilai lebih ekonomis dan memiliki kandungan vitamin dan nutrisi yang baik untuk jenis hewan ruminansia.
“Ampas kedelai masih mengandung vitamin, dan dicampur polar serta gula merah dapat menambah energi. Sangat efisien untuk penggemukan,” jelasnya.
Meskipun tergolong peternak pemula, ia sudah fokus di dua hal yakni pengembangbiakan atau breeding dan penggemukan. Seluruh kambing yang dijual dipastikan kesehatan dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat.
Dalam perawatan, ia juga menerapkan pola makan teratur guna mencegah stres pada hewan kurban.
“Kami menjaga rutinitas makan pagi, sore, dan malam dengan teknik combor (pakan basah) agar kambing tidak stres,” imbuhnya.
Dari sisi penjualan, Lucky mengaku terjadi lonjakan permintaan hingga dua pekan menjelang Iduladha. Bahkan, jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya kenaikan harga kambing mencapai 200 persen.
Di tengah harga hewan kurban yang kian meningkat pesan, Lucky mengaku memberikan layanan tambahan. This is Farm memberikan fasilitas perawatan gratis serta pengiriman tanpa biaya untuk wilayah Malang Raya.
“Setelah kambing dibeli, pembeli bisa menitipkan di kami sampai dengan hari H Iduladha. Kami berikan perawatan gratis dan free ongkos kirim se Malang Raya. Tapi kalau sohibul qurban mau sedekah ke pegawai, ya sangat diperbolehkan,” pungkasnya. (*)




















