Penulis : Dixs Fibrian

Malang, tagarjatim.com – Polres Malang, Jawa Timur, memperketat pengamanan di 15 tempat pemungutan suara (TPS) yang dinilai rawan di wilayah hukum kepolisian ini. Mayoritas TPS rawan karena kondisi geografis.

Wakapolres Malang, Kompol Imam Mustolih menjelaskan 15 TPS rawan itu tersebar di enam kecamatan. Berdasarkan data pemantauan, 15 TPS yang memerlukan upaya lebih serius karena adanya indikasi kerawanan geografis, termasuk faktor cuaca dan kondisi alam.

“Ini kaitannya dengan geografis. Tentunya sudah diambil langkah dengan penempatan personel dan melakukan simulasi agar seluruh personel di lapangan mengetahui cara bertindak, bersinergi dengan petugas ketertiban yang disiagakan,” ujarnya Senin (12/2/2024).

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota yang terlibat, termasuk jajaran penyelenggara, pengawas pemilu, pemerintah Kabupaten Malang, unsur TNI, dan seluruh komponen masyarakat. Mereka telah berkontribusi untuk menjaga kondusifitas situasi di Kabupaten Malang hingga saat ini.

“Sampai dengan selesainya tahapan pemungutan dan penghitungan suara, situasi tetap harus kita kawal, kita jaga, agar tetap aman, lancar, dan kondusif seperti saat ini,” jelasnya.

Wakapolres juga menekankan pentingnya persiapan menyeluruh menghadapi masa puncak pemilu. Dengan jumlah TPS sebanyak 7.278 di wilayah kerja Polres Malang, ia menyebutkan bahwa 7.263 TPS dapat dikelola dengan baik dari segi keamanan.

Anggota disiagakan dengan jumlah personel tergantung tingkat kerawanan. Selain dari jajaran Polri, juga ada TNI serta petugas ketertiban masyarakat. Secara total terdapat 1.168 personel yang disiagakan untuk pengamanan Pemilu 2024.

Pihaknya juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kesehatan dan kondisi tubuh, terutama menjelang tahapan puncak pemilu. Salah satu saran yang disampaikan adalah menjaga pola makan dan meningkatkan konsumsi air putih.

“Mari kita jaga kesehatan dan kondisi agar tetap fit selama tahapan puncak ini. Pola makan yang baik dan cukup minum air putih adalah kunci mudah untuk menjaga kesehatan. Ngopi boleh, tapi secukupnya,” tegas dia.

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H