Kota Surabaya, tagarjatim.id – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur membongkar jaringan narkoba internasional asal Malaysia.

Pengungkapan dilakukan sejak Mei 2024 hingga Februari 2025 dan berhasil mengamankan empat tersangka dengan total barang bukti sabu 9,4 kilogram dan 5.814 butir ekstasi.

Empat tersangka yang diringkus yakni MAY (37) warga Sidoarjo, KF (36) warga Gresik, HAR (56) warga Surabaya, dan MH (56) warga Malang. Para pelaku diduga kuat sebagai bagian dari sindikat besar yang mengedarkan narkotika di berbagai wilayah Jawa Timur.

“Ada empat tersangka yang diamankan. Ini semuanya jaringan dari Malaysia,” ujar Dirresnarkoba Polda Jatim, Kombes Robert da Costa di Mapolda Jatim, Rabu (21/5/2025).

Pengungkapan berawal dari penangkapan MAY yang kedapatan membawa 2,5 kilogram sabu dan 5.514 butir ekstasi. Sementara KF diketahui menyelundupkan sabu seberat 1.020 gram dari Malaysia melalui jalur udara. Uniknya, sabu tersebut disimpan dalam shock breaker motor guna mengelabui petugas.

Tersangka lain, HAR, membeli sabu dari seorang berinisial IRL yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO). HAR membayar Rp 3 juta untuk lima gram sabu yang kemudian ia jual secara eceran.

Sementara itu, MH mengaku diperintah oleh seseorang berinisial A (juga DPO) untuk menjadi perantara peredaran sabu selama April hingga Mei 2025. Ia mendapat upah berupa uang tunai dan juga jatah konsumsi sabu.

“Dari empat tersangka ini, jumlah total barang bukti yang kita amankan sebanyak 9.463,342 gram sabu dan juga barang bukti ekstasi sejumlah 5.814 butir dengan berat 2.737,67 gram,” jelas Robert.

Menurutnya, wilayah peredaran jaringan ini mencakup hampir seluruh Jawa Timur, namun fokus utamanya berada di Surabaya dan Madura.

“Jadi, wilayah peredaran hampir seluruh Jawa Timur, tapi yang utamanya di wilayah Surabaya dan Madura,” imbuhnya.

Keempat tersangka kini dijerat dengan Pasal 112 Ayat 2 dan Pasal 114 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya tidak main-main, maksimal hukuman mati. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H