Tagarjatim.id – Haul Eyang Djoego diperingati setiap tanggal 1 Selo penanggalan jawa yang dilaksanakan di Pesarehan Gunung Kawi, terletak di lereng Gunung Kawi, Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pada haul ke-154 kali ini dilaksanakan pada tanggal 27 hingga 29 April 2025.

Haul ini diselenggarakan oleh Yayasan Ngesti Gondo sebagai Pengelola Pesarehan Gunung Kawi serta diikuti oleh karyawan Yayasan Ngesti Gondo, pedagang, masyarakat sekitar, dan pengunjung yang telah mendaftarkan diri.

Eyang Djoego atau Eyang Kyai Zakaria II adalah cicit dari Susuhunan Paku Buwana I yang memerintah Kraton Mataram dari tahun 1705 hingga tahun 1719. Ayah dari Eyang Kyai Zakaria II, Kyai Zakaria I merupakan seorang ulama besar di lingkungan Kraton Kartasura.

Eyang Djoego adalah seorang ulama besar dan tokoh masyarakat yang dimakamkan di Pesarehan Gunung Kawi, beliau wafat pada tahun 1871. Beliau dikenal sebagai sosok “Babat Alas” atau pembuka jalan di Gunung Kawi dan memiliki banyak jasa khususnya masyarakat Gunung Kawi. Pada akhirnya, beliau memiliki wasiat untuk dimakamkan di Pesarehan Gunung Kawi.

Hingga saat ini, Pesarehan Gunung Kawi masih terus dikunjungi oleh banyak wisatawan maupun peziarah. Pada Haul Eyang Djoego kali ini rangkaian acara dimulai sejak tanggal 27 April 2025 dengan pembacaan tembang macapat tentang Eyang Djoego Pesarehan Gunung Kawi, dillanjutkan dengan pertunjukan seni wayang kulit yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat dan pengunjung yang datang.

Puncak acara dilaksanakan pada Senin, 28 April 2025 pukul 15.00 WIB dengan kirab sesaji dan penyekaran agung. Diikuti oleh pengurus dan masyarakat Gunung Kawi dengan mengenakan pakaian adat jawa. Untuk perempuan mengenakan sanggul, kebaya hitam, dan dibalut jarik. Sedangakn laki-laki memakai belangkon, beskap hitam, dan jarik.

Rute pelaksanaanya dilakukan dari gapura utama Pesarehan Gunung Kawi hingga Masjid Agung Raden Mas Imam Soedjono lalu kembali lagi ke pesarehan untuk melaksanakan kegiatan penyekaran agung.

Setelahnya, dilanjut kegiatan tahlil dan yasin oleh para pengurus dan masyarakat setempat pada Senin, 28 April 2025 pukul 19.00 WIB hingga selesai.

Dilanjutkan sebagai acara penutup pada Selasa, 29 April 2025 adalah kegiatan terbang jidor Yayasan Ngesti Gondo yang dilaksanakan di masjid Kyai Zakaria terletak di sebelah Pendopo Pesarehan Gunung Kawi.

Secara keseluruhan tradisi tersebut dilakukan untuk menghormati jasa Eyang Djoego, rangkaian tradisi tersebut bersifat pakem merupakan “prinsip”, “aturan”, atau “standar” yang telah diwariskan sebelumnya. Harapannya, tradisi ini dapat terus terjaga sehingga tetap lestari sepanjang masa. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H